Prabowo Sepakat Masukan Pakar, Desa Jadi Kunci Mitigasi Kebakaran hingga Banjir

Presiden Prabowo Subianto menyetujui masukan pakar Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Kurnain, agar desa memiliki peraturan khusus terkait mitigasi kebakaran hingga banjir.
Usulan tersebut disampaikan Ahmad saat bertemu Prabowo bersama sejumlah akademisi dan pakar di Istana Merdeka, Jakarta.
"Kami menyarankan, setiap desa mestinya ada peraturan desa yang berkaitan dengan bagaimana bisa menjaga, melakukan mitigasi atas kebakaran, termasuk banjir," kata Ahmad dalam tayangan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9).
Menurut Ahmad, penguatan mitigasi dari tingkat desa penting karena terdapat berbagai praktik sederhana yang dapat dilakukan langsung oleh masyarakat.
"Nah ini penting, karena ada, ada praktik-praktik baik yang bisa dilakukan, Pak Presiden," ujarnya.
Ia mencontohkan pembuatan lubang biopori di pekarangan rumah sebagai salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan mitigasi di lingkungannya.
"Misalnya, setiap pekarangan begitu ya, misalnya kita bikin buat biopori gitu kan," ucap dia.
Menurut Ahmad, upaya sederhana tersebut dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi risiko bencana di sekitar tempat tinggal mereka.
"Sekecil apa pun sebenarnya itu untuk mengedepankan untuk kemandirian mereka, di sekitar mereka," katanya.
Dengan langkah-langkah tersebut, masyarakat desa dapat mulai melakukan mitigasi secara mandiri sebelum terjadi kebakaran maupun bencana lainnya.
"Sehingga apa pun itu maka sudah melakukan eh apa, mitigasi terkait itu. Demikian, Pak Presiden. Terima kasih," terang Ahmad.
Menanggapi usulan tersebut, Prabowo menyatakan sepakat bahwa desa menjadi salah satu kunci dalam upaya mitigasi dan pengelolaan lingkungan.
"Baik, saya kira benar ya. Kita sekarang ambil kesimpulan bahwa kuncinya adalah di desa," kata Prabowo.
Prabowo kemudian mengatakan pemerintah memiliki rencana memperbaiki kualitas rumah masyarakat di desa, termasuk penyediaan fasilitas sanitasi dan air bersih.
"Rencana saya, saya ingin memperbaiki rumah-rumah mereka. Dengan MCK, dengan air bersih," ujar dia.
Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk mendorong kemandirian energi di tingkat desa dengan memanfaatkan tenaga surya.
"Juga rencana kita, kita mau eh tiap desa minimal bisa punya tenaga listrik dari surya ya. Minimal 1 megawatt 1 desa. Jadi ini arah kita nanti ke sana," tandasnya.
