Prabowo Siap Kirimkan Pasukan Penjaga Perdamaian RI ke Gaza Jika Diminta PBB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menhan Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Hal itu akan dilakukan jika ada permintaan dari PBB.

Niat presiden terpilih itu disampaikan saat menyampaikan pidato di Shangri-La Dialogue di Singapura pada Sabtu (1/6).

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut proposal Presiden AS Joe Biden perihal tiga fase menuju gencatan senjata di Gaza adalah langkah menuju arah yang benar.

Ia kemudian menegaskan kesiapan Indonesia berkontribusi pada perdamaian Gaza, termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian.

Menhan RI Prabowo Subianto dalam acara diskusi panel forum IISS Shangri-La Dialogue 2022, dengan tajuk "Mengelola Persaingan Geopolitik di Kawasan Multipolar," Singapura, Sabtu (11/6). Foto: Kemhan RI

"Jika dibutuhkan dan diminta PBB, kami siap menyumbangkan pasukan penjaga perdamaian yang signifikan untuk memelihara dan memantau gencatan senjata, serta memberikan perlindungan dan keamanan untuk semua pihak," ucap Prabowo seperti dikutip dari Reuters.

Prabowo menambahkan, Presiden Jokowi menginstruksikan Indonesia untuk membantu dan merawat 1000 pasien dari Gaza.

Prabowo turut pula mendorong investigasi kompreshensif atas serangan Israel di Rafah. Serangan itu menewaskan puluhan orang pengungsi yang berlindung di wilayah di selatan Gaza itu.

Pada hari yang sama di tempat berbeda, Presiden Jokowi mengecam serangan Israel ke Rafah.

"Kali ini saya sampaikan, tapi saya ingin mengulang lagi bahwa Indonesia mengecam keras serangan Israel ke Rafah," kata Jokowi di Dumai (1/6).