Prabowo Singgung SMA Taruna Nusantara Dipandang Elitis: Maksudnya untuk Cari Bibit Unggul

Presiden Prabowo Subianto mengakui SMA Taruna Nusantara (TN) kerap dianggap sekolah yang elitis. Namun, ini diperlukan untuk mencari para putra-putri terbaik bangsa.
Hal itu ia sampaikan saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10).
"Sekolah semacam SMA Taruna Nusantara memang bisa dipandang elitis. Tapi sebetulnya maksudnya adalah untuk mencari bibit-bibit yang baik, bibit-bibit unggul," kata Prabowo.
Ia mengibaratkannya seperti Indonesia yang ingin menjadi bangsa maju. Untuk mencapai hal itu, diperlukan banyak pakar di berbagai bidang.
"Dari mana? Kita tidak bisa nunggu seolah-olah bibit-bibit itu akan jatuh dari pohon. Tidak, kita harus mencari, kita harus memberi kesempatan," ujar Prabowo.
"Dan nanti maksudnya adalah bibit-bibit unggul ini hasil daripada lembaga ini akan berkarya, akan berbuat, akan memberi kebaikan untuk negara," lanjutnya.
Pamer Banyak Lulusan Taruna Nusantara di Kabinet
Prabowo juga memamerkan banyak alumni SMA Taruna Nusantara yang kini masuk di kabinet pemerintahannya. Di antaranya ada Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya.
"Sekarang hasilnya sudah ada Menteri Koordinator, sudah ada berapa? Ada dua, Menko. Sudah ada Jenderal. Sudah ada Mensesneg. Sudah ada Seskab. Sudah ada Kepala BMKG. Kepala BNPB juga lulusan TN. Kepala Badan Gizi Nasional (lulusan) TN," beber Prabowo.
"Mungkin di Kabinet banyak sekali (lulusan) TN sudah mulai muncul. Dan saya harus katakan, saya harus akui yang dari TN kinerja dan prestasinya baik. Kalau saya bilang baik sekali, nanti mereka kurang motivasi. Jadi, baik. Supaya mereka ngejar baik sekali," sambungnya.
Kepada para siswa SMA Taruna Nusantara saat ini, Prabowo juga berpesan agar mereka tetap belajar dengan giat.
"Anak-anakku yang masih, mulai sepak terjangmu. Saya percaya kalian akan berbuat yang terbaik. Kalian akan belajar yang terbaik. Kalian akan mengambil nilai-nilai dari SMA Taruna Nusantara," ucapnya.
