Prabowo soal Hubungan dengan Jokowi Baik: di Mana Retaknya? Selalu Mau Adu Domba

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto saat upacara HUT ke-79 RI di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto saat upacara HUT ke-79 RI di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo

Presiden terpilih, Prabowo Subianto, bicara soal hubungannya dengan Presiden Jokowi. Dia menegaskan semuanya baik-baik saja.

Dia menepis isu keretakan yang kerap muncul. Prabowo menganggapnya sebagai upaya adu domba saja.

“Prabowo dan Jokowi sudah retak, retak, di mana retaknya? selalu mau adu domba, selalu adu domba,” kata Prabowo saat berpidato di Kongres PAN yang digelar di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, pada Sabtu (24/8).

Ia menilai rivalitas Pilpres pada 2014 dan 2019 sudah berlalu. Ia berharap agar tak ada lagi yang terpancing atas isu tersebut.

“Kita juga bukan anak kecil, jangan pakai alat-alat yang dulu-dulu, cara-cara yang dulu-dulu, adu domba ngintel-ngintelin orang,” ujarnya.

Presiden terpilih, Prabowo Subianto hadir penutupan Kongres PAN di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8). Foto: youtube/pantv

Ketum Gerindra itu juga tak masalah apabila ada lawan politiknya yang tidak suka, bahkan getol mengungkit masa lalu.

“Jangan pakai alat-alat yang dulu-dulu, cara-cara yang dulu-dulu, adu domba, ngintel-ngintelin orang,” ucapnya.

“Ngintel untuk rakyat untuk bangsa. Jangan ngintelin lawan politik, nggak enak itu, sudah-sudah,” tutup dia.