Prabowo soal Promosi Budaya di Era Globalisasi: Dana Cukup dan Penghematan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan pendapat saat adu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan pendapat saat adu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menjawab pertanyaan panelis soal globalisasi, tentang strategi mempromosikan budaya Indonesia ke dunia global untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo menyebut negara harus berperan dalam mempromosikan budaya Indonesia di dunia. Salah satu kuncinya adalah pendanaan yang cukup untuk promosi.

"Negara yang harus berperan, kuncinya adalah bahwa kita ini harus punya dana yang cukup. Kita harus punya tabungan yang cukup," kata Prabowo dalam debat ketiga capres di Istora Senayan, Minggu (7/1).

Selain dana yang kuat, kata Prabowo, Indonesia juga harus punya laba yang cukup dan memiliki neraca perdagangan yang positif.

"Kita harus punya tabungan yang banyak, dan untuk itu hanya bisa dilakukan dengan hilirisasi, dengan penghematan, dengan efisiensi, dengan penerimaan pajak yang baik dan yang efisien," ucap Prabowo.

Sesi debat ketiga ini mengusung tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan internasional, Globalisasi, Geopolitik, dan Politik Luar Negeri.