Prabowo Soroti Pendemo Rusuh: Mereka Bukan Aktivis, They Are Evil, Zalim!
·waktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti aksi demo berujung kericuhan pada 25-31 Agustus. Polisi sudah menetapkan ratusan orang sebagai tersangka dalam peristiwa itu.
Polisi bilang, mereka bukan aktivis atau pendemo. Tetapi perusuh.
Prabowo bilang, massa yang terlibat demo rusuh bukan seorang aktivis atau pejuang. Sebab mereka merusak dan membakar fasilitas umum termasuk Gedung DPR dan DPRD.
"Jangan mau diadu domba, jangan mau dihasut, kalau memperjuangkan demokrasi, kalau mau memperjuangkan HAM, kalau memperjuangkan keadilan, kalau memperjuangkan perlawanan terhadap korupsi, tidak dengan kerusuhan, tidak dengan bakar-bakar," kata Prabowo saat menghadiri penutupan Munas VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9)
"Apalagi yang dibakar dibangun dengan uang rakyat, katanya memperjuangkan demokrasi, lembaga demokrasi, Gedung DPR, DPRD dibakar, membuat kerusuhan, membikin bom molotov," tambah dia.
Prabowo menuturkan, para perusuh itu sudah berbuat zalim. Tujuannya, mengadu domba rakyat Indonesia.
Ini adalah kejahatan, ini bukan aktivis, bukan pejuang demokrasi, bukan pejuang keadilan, mereka hatinya jahat, they are evil, mereka zalim, meraka ingin membuat kekacauan, mereka ingin adu domba.
--Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo menuturkan, Indonesia kini diambang kebangkitan. Namun dikacaukan oleh pihak yang menginginkan kerusuhan.
"Mereka ingin menghentikan kebangkitan bangsa Indonesia, selalu diberikan pesimisme, diberikan gambar yang menurunkan harapan," kata Prabowo.
