Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Rampung 2029, Sekolah Negeri Gratis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
 Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Bay Ismoyo/AFP

Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat selesai direnovasi paling lambat pada 2029.

Prabowo menegaskan, tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kerusakan parah hingga mengancam keselamatan siswa.

“Kita akan menyelesaikan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan paling lambat tahun 2029,” kata Prabowo dalam Pidato Nota Keuangan dan RAPBN dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo mengatakan, negara memiliki kewajiban memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan tempat belajar yang aman dan layak.

“Bagi saya, negara wajib memastikan setiap anak sekolah belajar di sekolah yang aman dan bermartabat. Sekolah adalah tempat anak-anak Indonesia membangun masa depan mereka,” katanya.

Ia menyadari masih banyak siswa yang harus belajar dalam kondisi sekolah yang memprihatinkan. Mulai dari atap bocor atau runtuh, dinding retak, toilet rusak, hingga ruang kelas yang tidak aman.

“Tetapi kita mengerti bahwa masih banyak anak-anak kita yang belajar dengan atap yang bocor, mungkin juga atap yang runtuh, dinding yang retak, toilet yang rusak, mungkin juga WC yang tidak ada, ruang kelas yang tidak aman. Keadaan ini tidak boleh kita wariskan,” ujar Prabowo.

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di gubuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah, Desa Margamulya, Lebak, Banten, Sabtu (26/7/2025). Foto: Muhammad Bagus Khoirunas/ANTARA FOTO

Karena itu, Prabowo memastikan program renovasi sekolah akan terus dipercepat. Pemerintah menargetkan seluruh proses revitalisasi dapat rampung paling lambat pada 2029.

Bahkan, Prabowo mengklaim program renovasi di era pemerintahannya sebagai renovasi sekolah terbesar dalam sejarah.

“Program renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan akan terus dipercepat pada tahun 2027 dan 2028, dan harus selesai paling lambat tahun 2029. Ini adalah program renovasi sekolah terbesar dalam sejarah kita, Saudara-saudara sekalian,” tutur Prabowo.

Ia menegaskan tidak boleh lagi ada sekolah roboh maupun ruang kelas yang dibiarkan rusak selama bertahun-tahun.

“Kita harus berani memasang target yang tinggi. Tidak boleh ada lagi cerita sekolah roboh, tidak boleh lagi ada ruang kelas rusak yang dibiarkan rusak bertahun-tahun. Semua sekolah harus berada dalam kondisi baik, aman, bersih, layak untuk belajar. Semua sekolah harus punya kamar kecil yang layak,” ujar Prabowo.

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peluncuran program digitalisasi pembelajaran, salah satunya interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Semua Sekolah Ditargetkan Punya IFP

Selain revitalisasi bangunan, Prabowo mengatakan pemerintah akan melengkapi seluruh ruang kelas dengan layar pintar interaktif atau Interactive Flat Panel (IFP). Ia menargetkan pada akhir Desember 2026 seluruh sekolah mendapatkan tambahan tiga layar.

“Semua ruang kelas akan kita lengkapi dengan layar pintar interaktif atau IFP. Di akhir bulan Desember 2026, kita perjuangkan semua sekolah akan menerima tambahan tiga layar untuk tiap sekolah,” tuturnya.

Prabowo menjelaskan, apabila pada tahun sebelumnya sejumlah sekolah baru menerima satu IFP, pada akhir 2026 seluruh sekolah di Indonesia ditargetkan memiliki empat ruang yang dilengkapi perangkat tersebut.

“Akhir tahun ini, kalau tahun yang lalu baru terima satu, akhir tahun ini semua sekolah di Indonesia akan punya empat ruangan yang memiliki IFP. IFP ini akan memudahkan guru dan murid untuk mengajar dan belajar,” jelas dia.

Pemerintah juga akan mengembangkan pembelajaran jarak jauh melalui siaran. Dengan sistem tersebut, guru-guru diharapkan dapat mengajar siswa dari studio guru yang berada di Jakarta maupun ibu kota provinsi.

“Kita juga akan mengadakan long distance learning, pembelajaran lewat siaran jarak jauh. Guru-guru terbaik akan bisa mengajar dari studio guru di Jakarta atau di ibu kota-ibu kota provinsi,” ungkapnya.

“Semua kelas di seluruh Indonesia akan punya akses kepada pendidikan yang terbaik. Kita harus melakukan lompatan di bidang pendidikan,” sambung dia.

Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti makan siang bersama siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Sekolah Negeri Diupayakan Gratis

Selain perbaikan fasilitas dan peningkatan kualitas pembelajaran, Prabowo mengatakan pemerintah juga akan memperjuangkan agar sekolah negeri tidak memungut biaya dari siswa.

“Pemerintah juga akan memperjuangkan seluruh sekolah negeri tidak dipungut bayaran. Ini adalah cita-cita pendiri-pendiri bangsa kita, pendidikan adalah hak semua anak Indonesia,” kata dia.

Menurut Prabowo, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi dapat memilih sekolah swasta. Namun, pemerintah harus memastikan anak-anak Indonesia tetap memiliki akses terhadap pendidikan gratis di sekolah negeri.

“Bagi mereka yang punya kemampuan, silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat. Tapi untuk pemerintah, kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” pungkas dia.