Prabowo Temui Ma'ruf, Lapor Perkembangan Program Lumbung Pangan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Prabowo Subianto menemui Wapres Ma'ruf Amin di rumah dinas Wapres.  Foto: KIP
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Prabowo Subianto menemui Wapres Ma'ruf Amin di rumah dinas Wapres. Foto: KIP

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Ma'ruf membahas mengenai program lumbung pangan.

"Prabowo datang ke Dipo. Dia datang sendiri, ya, silaturahmi karena memang sejak pelantikan kan belum pernah bertemu secara resmi," kata jubir Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya, Kamis (3/9).

Masduki mengatakan, Prabowo mengundang Ma'ruf ke kantornya untuk membicarakan lebih detail terkait program lumbung pangan. Apalagi ketahanan pangan penting untuk dibicarakan, khususnya di tengah pandemi virus corona yang menghantam global.

"Dia ingin menjelaskan tentang secara lebih rinci apa yang dijelaskan tadi tentang food estate. Ketahan pangan ini kan penting saat ini karena pandemi global, selesainya (tidak tahu) kapan, sebab orang juga keadaan setiap negara juga menjaga-jaga diri agar bagaimana ketahanan masing-masing negara itu bisa mempunyai pengetahuan untuk mengatasinya," tuturnya.

Menhan Prabowo Subianto menemui Wapres Ma'ruf Amin di rumah dinas Wapres. Foto: KIP

Kepada Ma'ruf, Prabowo mengungkapkan ada 1,4 juta hektar lahan yang akan dijadikan lumbung pangan non beras. Mulai dari singkong, sagu, sorgum, hingga jagung.

"Kata Prabowo, laporannya ke Wapres, sedang survei. Awal 2021 sudah mulai penanaman," ujarnya.

Ma'ruf disebut menyambut baik penjelasan Prabowo. Apalagi lewat program ini, ada empat negara yang tertarik berinvestasi yaitu Korea Selatan, Abu Dhabi, Qatar, dan China.

"Mereka tertarik untuk berinvestasi di sektor pangan ini karena memang ini semuanya akan berebut pangan ke depan. Maka ke depan itu dimungkinkan Indonesia bisa kolaborasi," jelasnya.

Menhan Prabowo Subianto menemui Wapres Ma'ruf Amin di rumah dinas Wapres. Foto: KIP

Namun, Ma'ruf berharap agar masyarakat setempat dilibatkan dalam penggarapan lahan di sana. Seluruh lapisan masyarakat mulai dari petani hingga pesantren harus dilibatkan.

"(Wilayahnya) Kalimantan Tengah, Merauke, Bangka Belitung, Jambi, dan itu disebut. Prabowo meminta ke Wapres untuk datang ke kantornya. Dia mau memberikan data-data langsung ke Wapres di kantornya. Tadi juga Prabowo menyerahkan langsung dokumen berkas kepada Wapres," tuturnya.

Prabowo dan Ma'ruf Ingin Lahan yang Tak Dipakai Dimanfaatkan

Dalam pertemuan itu, dibahas juga soal redistribusi lahan. Prabowo dan Ma'ruf sepakat bahwa lahan-lahan yang tidak dimanfaatkan lebih baik untuk segera diurus.

"Kata Prabowo sebenarnya sangat penting dilakukan dan Wapres sangat setuju kalau itu dilakukan terhadap lahan-lahan tidur yang dimiliki oleh orang-orang kaya yang tidak dimanfaatkan. Kalau lahan tidur terlalu lama tidak dipakai, itu sebaiknya dilakukan redistribusi, dan itu juga sudah mulai dilakukan oleh Presiden dan terus digalakkan," jelasnya.

embed from external kumparan