Prabowo Terima Erick Thohir-John Herdman di Hambalang: Bahas Timnas-Piala Dunia

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tamu dari Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6). Ada 2 tamu diterima yakni Menpora Erick Thohir dan pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Mensesneg Prasetyo Hadi membeberkan mengapa pertemuan ini dilakukan di Hambalang, bukan Istana Kepresidenan Jakarta.
"Kebetulan ini kan hari Jumat ya, dan sampai hari ini kan kebijakan tentang WFH belum dicabut ya, jadi Bapak Presiden berkegiatan di rumah. WFH-nya bisa diganti 'Hambalang' gitu," kata Prasetyo.
"Sore hari ini tadi beliau mau menerima Menteri Pemuda dan Olahraga bersama dengan pelatih timnas kita," tambah dia.
Prasetyo menjelaskan, salah satu yang dibahas Prabowo bersama Erick dan Herdman adalah Timnas Indonesia dan Piala Dunia.
"Sebagaimana yang kita ketahui kan kebetulan ini sudah jalan hampir satu minggu lebih ya, pesta Piala Dunia empat tahunan. Tadinya memang kita betul-betul berharap timnas kita bisa lolos tahun ini, namun sementara masih belum," kata Prasetyo.
"Oleh karena itulah, ya untuk sementara kita baru hanya bisa ikut menikmati dan menyemarakkan pesta empat tahunan yang sekarang sudah berlangsung," tutur dia.
Prasetyo mengatakan, beberapa daerah melakukan inisiatif untuk nonton bareng. Pemerintah menyambut positif kegiatan ini karena mendorong pergerakan ekonomi.
"Saya kira ini juga sesuatu yang sangat positif dan sangat bagus. Kita berharap itu menumbuhkan kegiatan ekonomi riil di masyarakat. Sambil ya, kalau boleh berpesan tentunya mari kita seluruh rakyat Indonesia setiap menikmati pertandingan sambil berdoa dan berharap dan apa namanya, menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti timnas Indonesia harus bisa berlaga di Piala Dunia," kata Prasetyo.
Sementara Herdman mengatakan, merupakan kehormatan besar dirinya berdiskusi dengan Prabowo. Ia membeberkan target Timnas Indonesia masuk Piala Dunia 2030.
"Kami berharap dapat membawa tim ini ke world cup pada tahun 2030. Dan kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang," kata Herdman.
