Prabowo Terima Menteri KP-Mendikti, Minta 100 Kampung Nelayan Jalan Akhir 2026

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wamen KKP Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wamen KKP Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (9/10).

Mendikti Brian Yuliarto dan Menaker Yassierli juga hadir dalam pertemuan ini. Momen pertemuan dibagikan dalam akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo membahas perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang ditargetkan siap beroperasi hingga akhir 2026.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah," tulis Teddy.

100 Kampung Nelayan Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026

Menurut Teddy, pemerintah menargetkan 100 Kampung Nelayan siap beroperasi hingga akhir 2026.

Kawasan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan," katanya.

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wamen KKP Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Dermaga hingga Cold Storage Disiapkan

Pemerintah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang di kawasan Kampung Nelayan, mulai dari dermaga hingga tempat penyimpanan hasil tangkapan.

"Fasilitas yang dibangun antara lain: dermaga sebagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan, fasilitas kulkas penyimpanan (cold storage)," tulis Teddy.

Selain itu, pemerintah menyiapkan pasar sebagai tempat nelayan menjual hasil tangkapan mereka.

"Pasar sebagai lokasi jual beli hasil tangkapan nelayan," lanjutnya.

Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

Teddy mengatakan, pembangunan Kampung Nelayan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.

"Pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," tutup Teddy.