Prabowo Ungkap Ada Menteri sampai Pingsan dan Masuk RS: Kenapa? Masalah Berat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Jepang, Senin (30/3/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Jepang, Senin (30/3/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto bercerita ada menterinya di Kabinet Merah Putih yang sampai pingsan dan masuk rumah sakit. Prabowo menyebut, hal itu terjadi karena menterinya kelelahan.

Prabowo mengungkapkan, menterinya kelelahan karena beban kerja sangat berat. Namun, Prabowo tak membeberkan lebih jauh sosok menteri yang sampai pingsan dan masuk rumah sakit itu.

"Dan sekarang, saya merasa sedikit bersalah, karena beberapa menteri saya pingsan di depan umum dan kadang saya mendapat laporan beberapa pejabat di rumah sakit. Kenapa? Masalah berat," ujar Prabowo dalam pidato kunci pada Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin (30/3).

Forum ini dihadiri oleh para pemimpin dunia bisnis dari Indonesia dan Jepang.

Sebut Dirinya Micromanager

Prabowo mengaitkan kondisi tersebut dengan gaya kepemimpinannya yang detail dan menuntut kecepatan.

"Jadi saya merasa bersalah. Karena mungkin bos mereka sedikit terlalu micromanager," kata Prabowo yang berpidato dalam bahasa Inggris ini.

Dalam forum tersebut, Prabowo membuka ruang komunikasi langsung bagi pelaku usaha untuk menyampaikan kendala.

"Mungkin ada hambatan yang ingin kami selesaikan... Anda bisa langsung mengeluh kepada saya melalui duta besar Anda," ujar Ketum Gerindra ini.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Jepang, Senin (30/3/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Harus Seperti CEO

Eks Menhan ini menegaskan, di era modern seorang presiden harus mampu bertindak layaknya CEO yang responsif.

"Menurut saya di era modern, presiden sebenarnya adalah CEO negara, dia harus bisa mengetahui masalah sangat cepat dan menyelesaikan masalah sangat cepat," pungkasnya.

instagram embed