Prabowo Ziarah ke Makam Hasyim Asy'ari, Gus Dur, dan Mbah Kholil

Bakal calon presiden Prabowo Subianto berziarah ke makam mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama KH. Hasyim As'yari serta KH. Wahab Hasbullah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tak hanya itu, Prabowo juga bersilaturahmi ke pimpinan pondok-pondok pesantren NU.
"Tadi saya ke Tebuireng (PP Tebuireng Jombang), sekarang ke Tambak Beras (PP Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang). Sesuai dengan adat, sebelum masuk ke suatu daerah, sowan ke para kiai, apalagi dari NU. Keluarga Nahdliyin sangat besar di Jatim dan ada sejarah besar di sini," kata Prabowo dilansir Antara, Kamis (6/9).

Prabowo juga diterima secara langsung oleh pengasuh pondok pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan melangsungkan pertemuan tertutup. Setelah selesai berbincang, Prabowo dan rombongan melanjutkan perjalanan ke PP Bahrul Ulum, Tambak Beras tak jauh dari Tebuireng. Prabowo disambut pengasuh pondok, KH Hasib Wahab dan menyempatkan waktu untuk nyekar ke makam KH. Wahab Hasbullah.
Prabowo mengaku, akan ada pekerjaaan besar yang dilakukannya ke depan. Sehingga, ia meminta izin dan restu dengan cara sowan langsung kepada para tokoh NU sebelum melakukan tahapan lebih lanjut.
"Ada yang mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati jasa pahlawannya. Kita, generasi muda kadang lupa darimana berasal. Padahal, ada perjuangan bapak-bapak, termasuk kakek-kakek yang selalu dikenang, disyukuri," tuturnya.
KH. Hasib Wahab berpesan kepada Prabowo jika nanti terpilih menjadi presiden untuk tidak melupakan pesantren. Ia juga berharap, dalam perpolitikan ke depan juga lebih dikedepankan tentang Islam moderat yang sifatnya ramah.
"Islam kita sifatnya ramah, tidak usah marah-marah, keras. Kalau ada yang keras biarkan, karena kita moderat. Saya rasa itulah pesan saya dan sekali lagi terima kasih Pak Prabowo telah berkenan hadir," kata KH. Hasib Wahab.
Setelah berdialog dan ramah tamah, rombongan Prabowo melanjutkan perjalanan dengan naik helikopter menuju Kabupaten Bangkalan, Madura untuk berziarah ke makam guru para kiai-kiai NU, Syaikhona Kholil.
