Pram Benahi Jalan Rasuna Said Januari 2026, Tiang Monorel Akan Dibersihkan
·waktu baca 2 menit

Jalan Rasuna Said akan dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta. Salah satu yang dibenahi ialah keberadaan tiang-tiang monorel.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan sudah 'gatal' melihat proyek tiang monorel yang mangkrak selama dua dekade di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
“Jadi ada dua yang saya ingin betul sejak awal dirancang dipersiapkan secara baik. Yang pertama berkaitan dengan monorel yang ada di Rasuna Said yang sudah hampir 21 tahun tidak terselesaikan,” kata Pramono di Blok M Hub, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).
"Saya terus terang gatal, gatal itu apa ya, berkeinginan banget untuk menyelesaikan itu," tambahnya.
Pembenahan itu akan dilakukan pada Januari 2025. Pram bilang keputusan tersebut dibuat usai ia berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan KPK.
"Alhamdulillah hal yang berkaitan dengan monorel kami mendapatkan nasihat hukum untuk bisa dijalankan," ujar Pram.
"Saya sudah meminta untuk awal Januari kita akan memulai untuk membenahi Jalan Rasuna Said. Saya mau tempat itu dibuat indah, maka sentuhan arsitekturnya juga harus ada," tutur Pram.
Pram meyakini pembenahan Jalan Rasuna Said tidak hanya akan membuat estetika di kawasan itu menjadi baik. Tapi juga bisa mengatasi kemacetan di wilayah tersebut.
"Karena kalau itu dibuat indah, dibuat rapi, kemudian tiang-tiang monorelnya dibersihkan, jalannya diperlebar, pendestriannya diperbaiki, saya yakin Jalan Rasuna Said menjadi tempat baru yang tidak kalah dengan Sudirman-Thamrin dan sekaligus mengatasi kemacetan yang ada di Rasuna Said selama ini," tutur Pram.
Datangi KPK
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mendatangi Gedung Merah Putih KPK untuk berkonsultasi terkait sejumlah hal. Salah satunya ihwal pembersihan tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Pram menyebut, dalam konsultasi itu, pihak Pemprov DKI Jakarta beraudiensi dengan Ketua KPK Setyo Budiyanto serta dua orang Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono dan Fitroh Rohcahyanto.
“Hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah beberapa hal, yang pertama berkaitan dengan keinginan Pemerintah Jakarta untuk segera melakukan pembersihan ataupun menyelesaikan persoalan monorel yang ada di sepanjang Jalan Rasuna Said ini,” kata Pram kepada wartawan seusai pertemuan, Kamis (16/10).
Mantan Seskab dua periode itu menyebut, lembaga antirasuah memberikan arahan proses pembersihan tiang monorel tersebut dapat dilakukan selama tidak ada proses hukum yang tengah berjalan.
