Pram Jelaskan Penyebab Banjir Kemang: Tanggul Retak, Air Kali Krukut Meluap
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan penyebab banjir yang melanda kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/10) malam.
Pram memastikan banjir yang melanda kawasan Kemang dan sekitarnya sejak pagi ini telah surut.
“Terkait banjir, curah hujan yang tinggi dan kemudian banjir di Jakarta Selatan, terutama di daerah depan Kem Chicks kemarin pada pukul 01.16 WIB Jumat dini hari. Dikarenakan ada lima pompa, telah surut, terutama di daerah yang Kemang Raya,” kata Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/10).
Ia menyebut banjir terjadi akibat tanggul retak di kawasan Kemang Village yang menyebabkan air Kali Krukut meluap.
“Kenapa Kemang Raya kemarin terjadi banjir yang begitu? Memang ada patahan, tanggul yang dimiliki oleh Kemang Village yang retak dan kemudian bocor dan kemudian menyebabkan air Kali Krukut itu meluap. Maka dengan demikian saya sudah minta untuk segera ini ditangani,” ujar Pram.
Ia menegaskan Pemprov DKI akan menindaklanjuti dengan normalisasi dua aliran sungai utama yang melintasi kawasan tersebut.
“Sekali lagi, untuk ke depan, Pemerintah DKI Jakarta tetap akan melakukan normalisasi Sungai Ciliwung, penloknya (penetapan lokasi) sudah saya tanda tangani, dan juga normalisasi Kali Krukut yang melewati Kemang Village,” ujar Pram.
Pram menambahkan, kawasan Kemang yang kerap menjadi langganan banjir akan ditangani dari hulu agar kejadian serupa tidak berulang.
“Karena kalau tidak, sampai kapan pun yang namanya di daerah Kem Chicks itu, kebetulan saya kan tinggal di daerah itu, sudah hampir 5–6 tahun ini selalu terulang hal yang seperti itu, maka itu harus ditangani dari hulunya,” jelasnya.
Selain curah hujan tinggi, Pemprov DKI juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jakarta yang diperkirakan terjadi pada 6–8 November 2025.
“Ada kemungkinan juga banjir rob, tanggal 6, 7, 8. Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan ketika itu terjadi tidak secara bersamaan adanya banjir kiriman, banjir rob, maupun banjir lokal yang selama ini terjadi,” tandasnya.
Parkiran apartemen di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Kamis (30/10) malam.
Akibatnya, sejumlah kendaraan yang sedang parkir terendam banjir. Air menggenang setinggi betis orang dewasa memenuhi area parkir.
Kendaraan roda dua yang diperkirakan lebih dari 30 terlihat berderet, terjebak di tengah air keruh. Sejumlah warga tampak mendorong motor mereka dibantu petugas keamanan apartemen.
