Pram Minta Kasus Pelajar Tewas Tertabrak Truk Sampah di Kramat Jati Tak Terulang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan Pengurus Forum Ulama Habaib di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan Pengurus Forum Ulama Habaib di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta kasus pelajar tewas tertabrak truk sampah di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (17/8), tak kembali terjadi.

Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri pelantikan pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta dan sekitarnya di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8).

Pramono mengatakan dirinya mengikuti perkembangan kasus tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi setelah korban terpeleset akibat kondisi jalan yang licin sebelum kemudian tertabrak kendaraan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Yang di Pasar Kramat Jati, kebetulan saya mengikuti, karena memang kondisinya adalah karena jalan yang licin, terpeleset, dan kemudian tertabrak oleh mobil Dinas Lingkungan Hidup,” kata Pramono.

Pramono mengaku telah meminta jajaran terkait, terutama Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan Satpol PP setempat, untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Dan saya sudah meminta kepada jajaran terkait, terutama kepada Wali Kota dan juga kepada Satpol PP, yang begini enggak boleh terulang,” ujarnya.

Menurut Pramono, kondisi jalan yang basah dan licin menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Karena membiarkan tempat yang basah sehingga ada yang terpeleset dan tertabrak mobil. Mudah-mudahan itu tidak terulang kembali,” katanya.

Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: Muhammad Faisal/kumparan

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial HH (17) tewas setelah mengalami kecelakaan saat hendak berangkat ke sekolah di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/8) pagi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda BeAT bernomor polisi B 3122 SDL melaju dari arah utara menuju selatan.

Korban kemudian mengalami kecelakaan yang diduga terjadi karena kondisi jalan licin. Korban terjatuh ke sebelah kanan dan pada saat bersamaan melintas truk sampah Dinas Kebersihan bernomor polisi B 9728 TOQ.

“Kemudian terlibat atau mengalami kecelakaan lalu lintas diduga karena jalan licin dan terjatuh ke sebelah kanan kemudian di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truk Dinas Kebersihan NRKB B 9728 TOQ,” ujar Darwis dalam keterangannya.

Korban kemudian terlindas roda belakang sebelah kiri truk pada bagian kepala atau leher dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Dan tergilas pada bagian kepala atau leher pada roda truk sebelah kiri belakang,” kata Darwis.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.