Pram Panen Raya di Lahan Urban Farming: Berasa di Puncak, Harus Dipertahankan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri acara panen raya, di Kebun Berseri Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri acara panen raya, di Kebun Berseri Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menghadiri acara panen raya di Kebun Berseri Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11).

Saat meninjau area urban farming itu, Pram sempat berkelakar dengan menyebut lokasinya terasa seperti di area Puncak, Bogor.

"Tadi saya satu mobil sama istri saya, saya bilang rasanya seperti di Bogor, rasanya seperti di Puncak," ujar Pram dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Pram meminta lahan urban farming tersebut tetap dipertahankan dan tidak diubah-ubah dalam bentuk apa pun.

"Untuk itu harus dipertahankan, enggak boleh diubah-ubah," ucap Pram.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri acara panen raya, di Kebun Berseri Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Dan inilah yang menjadi hal, walaupun Jakarta dengan tingkat kepadatan, tingkat intensitas publik yang luar biasa, tetapi Jakarta punya urban farming yang seperti ini, dan ini harus dipertahankan,"

Mantan Seskab itu juga meyakini bahwa masyarakat sekitar akan mendukung urban farming tersebut tetap dipertahankan.

"Pak Wali, saya minta tempat ini benar-benar dipertahankan. Enggak boleh untuk dibuat apa pun. Karena kalau kita berubah, karena di Jakarta ini kan orang dengan jurus silat macam-macam nanti diubah ini, itu, enggak," tutur dia.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri acara panen raya, di Kebun Berseri Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

"Lebih baik kita pertahankan. Dan ini saya yakin masyarakat, penduduk yang ada di sini pasti juga akan mendukung apa yang menjadi keputusan kita," terangnya.

Lebih lanjut, Pram berharap kegiatan panen raya tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk dalam menghijaukan Jakarta.

"Harapannya dengan kegiatan panen raya ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain. Termasuk kemarin saya mendorong di Jakarta Utara semua jalan tol itu kan banyak banget Jakarta Utara. Saya minta untuk di bawahnya itu dihijaukan," paparnya.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau Pasukan Oranye melakukan pembersihan wilayah kolong tol untuk urban farming di Duren Sawit, Jakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Karena dengan partisipasi publik yang luar biasa dan taman-taman sekarang ini walaupun kecil-kecil, dibuat menjadi lebih hijau, ini menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau kita secara signifikan pasti akan mengalami perubahan," sambung dia.

Adapun dalam panen raya itu, Pram mengungkapkan komoditas panen di antaranya yakni jagung pulut, komoditas sayur, hingga Ikan Patin.

Suasana saat panen cabai rawit dari lahan urban farming di bantaran Kalimalang, Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta, Selasa (20/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Seperti yang tadi dilaporkan oleh Bapak Wali Kota, hari ini kita panen mencapai 1,22 ton jagung pulut dan kemudian 3,6 ton komoditas sayur, 579 kilogram ikan konsumsi," ujar Pram.

"Yang saya surprise di antaranya ada ikan patin, karena untuk mengembangkan budidaya Ikan Patin, termasuk yang tidak gampang," pungkas dia.