Pram Targetkan Groundbreaking 'Jembatan Donat' Dukuh Atas Bareng dengan HUT DKI
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan groundbreaking proyek jembatan penghubung berbentuk "cincin donat" di kawasan Dukuh Atas dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta pada 22 Juni mendatang.
“Dan tadi saya sudah berdiskusi dengan Pak Sekda dan juga dengan Asisten Keuangan, karena kita juga segera memulai untuk groundbreaking di Dukuh Atas yang sementara disebut dengan 'donat'. Tetapi intinya adalah bagaimana mengintegrasikan secara keseluruhan transportasi yang ada di Jakarta,” kata Pramono di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).
Pramono menjelaskan proyek tersebut dirancang untuk mendukung konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta yang terus dikembangkan Pemprov DKI bersama berbagai operator transportasi publik.
Ia mengatakan peresmian awal proyek itu diupayakan berlangsung bersamaan dengan rangkaian perayaan HUT DKI Jakarta, yakni pada 21-22 Juni 2026.
“Saya ingin groundbreaking dilakukan bersamaan dengan HUT DKI Jakarta. Jadi antara tanggal 21-22 Juni ini, sekaligus tanggal 22 itu kan peresmian Rasuna Said, pemotongan monorel selesai,” ujarnya.
Jembatan penghubung berbentuk melingkar tersebut nantinya menjadi bagian dari pengembangan kawasan sekaligus memperkuat integrasi antarmoda transportasi, khususnya di salah satu simpul transit tersibuk di Jakarta.
Kawasan Dukuh Atas selama ini menjadi titik pertemuan berbagai moda transportasi publik, seperti MRT, LRT, KRL Commuter Line, hingga TransJakarta.
Pramono menilai penguatan konektivitas transportasi publik menjadi penting seiring meningkatnya penggunaan moda transportasi massal di Jakarta dan wilayah penyangga. Menurut dia, integrasi transportasi juga akan semakin kuat jika jalur LRT Velodrome-Manggarai sudah diresmikan.
“Karena bulan Agustus mudah-mudahan dari Velodrome, Kelapa Gading sampai dengan Manggarai juga bisa diresmikan. Kalau itu bisa diresmikan, maka konektivitas di Jakarta yang sekarang ini 93 persen pasti akan mengalami kenaikan,” kata Pramono.
