Prambors Jadi Youth Media and Entertainment Ecosystem, The Dandees Kembali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors
zoom-in-whitePerbesar
PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Setelah lebih dari lima dekade menjadi salah satu radio anak muda di Indonesia, PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem. Transformasi ini menjadi respons terhadap perubahan perilaku Kawula Muda yang kini mengonsumsi konten melalui berbagai platform sekaligus, sekaligus menjawab kebutuhan brand akan solusi komunikasi yang lebih terintegrasi dalam satu ekosistem.

Babak baru tersebut diperkenalkan melalui Prambors “Mangkal Lagi” Launching Party yang berlangsung pada 30 Juli 2026 di Midaz Senayan Golf, sebuah perayaan yang mempertemukan media, partner, advertiser, komunitas, dan Kawula Muda untuk bersama-sama menyambut arah baru Prambors. Lebih dari sekadar seremoni peluncuran, acara ini menjadi penanda dimulainya chapter baru yang akan membawa Prambors berkembang melampaui perannya sebagai stasiun radio.

PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors mengembangkan pengalaman yang tidak berhenti di satu kanal. Ekosistem ini mencakup radio, video, podcast, media sosial, festival, konser, aktivasi, komunitas, hingga kolaborasi brand.

Seluruh touchpoint tersebut diperkuat oleh teknologi dan pemanfaatan data untuk memahami audiens, mengukur efektivitas koneksi, serta membantu partner membangun hubungan yang lebih relevan dan berkelanjutan dengan Kawula Muda.

PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Bagus Utama, CEO Prambors, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Prambors tetap relevan di tengah perubahan industri media.

“Selama lebih dari lima dekade, Prambors telah menjadi tempat Kawula Muda untuk mangkal, terhubung, dan menemukan hal-hal yang relevan bagi mereka. Kini, kami membawa semangat tersebut ke ruang yang lebih luas. Transformasi menjadi Youth Media and Entertainment Ecosystem bukan sekadar memperbanyak platform, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan Prambors terus tumbuh bersama audiens dan partner. Karena pada akhirnya, Prambors akan selalu jadi tempatnya mangkal anak muda,” ujar Bagus.

PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Transformasi tersebut juga didukung oleh penguatan teknologi dan platform digital yang menjadi bagian penting dari ekosistem baru Prambors. Salah satu wujudnya adalah transformasi platform digital Prambors melalui kehadiran prambors.live, yang dirancang sebagai salah satu pintu utama audiens untuk terhubung dengan berbagai konten dan pengalaman Prambors secara lebih luas.

Bima Jenie, CTO Prambors, menegaskan bahwa teknologi menjadi pondasi untuk menghubungkan berbagai bagian dari ekosistem Prambors.

“Teknologi bukan hanya alat pendukung, tetapi penghubung seluruh ekosistem Prambors. Dengan pondasi teknologi yang kami bangun, kami dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi, memahami perilaku audiens dengan lebih baik, dan membuat setiap koneksi menjadi lebih terukur,” jelas Bima.

PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Dari sisi bisnis, Okki Girindra, General Manager Prambors, melihat perubahan ini sebagai langkah untuk menghadirkan pendekatan kolaborasi yang lebih menyeluruh bagi brand.

“Hari ini brand tidak lagi hanya mencari media placement, tetapi partner yang mampu menghadirkan pengalaman yang berdampak. Melalui Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors menghadirkan solusi yang menggabungkan kekuatan konten, komunitas, digital, dan event sehingga kolaborasi bersama partner dapat memberikan nilai yang lebih besar bagi semua pihak," kata Okki.

PT Prambors Group Indonesia resmi memperkenalkan arah baru Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem pada Prambors "Mangkal Lagi' Launching Party di Midaz Senayan Golf, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Prambors

Dengan ekosistem yang terus dikembangkan, Prambors saat ini menjangkau lebih dari 20 juta audiens setiap bulan di seluruh ekosistem digitalnya. Prambors juga tetap berangkat dari kedekatan dengan Kawula Muda usia 15–29 tahun di sembilan kota besar Indonesia, dengan karakter audiens yang dinamis, social media savvy, kreatif, dan selalu mengikuti perkembangan budaya. Data dan pemahaman audiens menjadi bagian penting dalam memastikan setiap konten, pengalaman, dan kolaborasi tetap relevan.

Di tengah transformasi tersebut, Prambors juga membawa kembali salah satu bagian penting dari sejarahnya: The Dandees. Imam Darto, Dimas Danang, dan Kenny Djafar kembali dipertemukan dalam program yang pernah menjadi salah satu ikon Prambors. Comeback ini menjadi penanda bahwa transformasi Prambors tetap berangkat dari kekuatan yang selama puluhan tahun membangun kedekatan dengan pendengarnya.

Sebagai Creative Director sekaligus announcer The Dandees, Imam Darto mengatakan bahwa kembalinya The Dandees bukan sekadar nostalgia, melainkan membawa energi baru dan cerita baru yang tetap relevan dengan pendengar masa kini.

“The Dandees kembali bukan untuk mengulang masa lalu, tetapi untuk memulai cerita baru. Semangatnya tetap sama, yaitu menghibur dan menemani Kawula Muda, namun dengan pendekatan, kreativitas, dan format yang mengikuti cara generasi sekarang menikmati konten. Kami ingin pendengar lama merasa pulang, sekaligus mengajak pendengar baru menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Darto.

Momentum peluncuran berlanjut pada 3 Agustus 2026 melalui dimulainya rangkaian program dan lineup penyiar baru Prambors. Dibuka pukul 06.00–10.00 WIB melalui siaran perdana The Dandees bersama Kenny Djafar, chapter baru ini menghadirkan wajah, energi, dan pengalaman yang semakin relevan bagi Kawula Muda Indonesia. Tidak hanya menandai kembalinya The Dandees, Prambors juga menghadirkan kembali sejumlah penyiar melalui berbagai program yang menemani Kawula Muda dari pagi hingga malam.

Setelah The Dandees, rangkaian program dilanjutkan melalui Day Time Show bersama Ralvi pada pukul 11.00–15.00 WIB. Sore hari, Teng-Go! bersama Julio dan Genus hadir pada pukul 16.00–20.00 WIB, kemudian Night Flight bersama Capt Eda menemani Kawula Muda hingga tengah malam, mulai pukul 20.00–00.00 WIB.

Melalui transformasi ini, PT Prambors Group Indonesia menegaskan posisi Prambors bukan hanya sebagai media yang hadir di berbagai platform, tetapi sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem yang menghubungkan audiens, konten, teknologi, komunitas, dan pengalaman.

Dari airwaves hingga algorithms, Prambors memasuki era baru dengan tetap membawa karakter yang telah dikenal selama lima dekade, sekaligus membuka ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan terhubung bersama generasi muda Indonesia.