Pramono Bicara Nasib Jalur Sepeda di Jalan Sudirman: Akan Segera Diputuskan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesepeda melintasi jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pesepeda melintasi jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons usulan warganet agar jalur sepeda di jalan-jalan protokol Jakarta, termasuk di Jalan Sudirman dihapus. Pramono mengatakan Pemprov DKI akan segera membahas keberadaan fasilitas tersebut sebelum menentukan apakah akan dipertahankan atau diubah.

“Karena kebetulan saya ini kan pesepeda, teman-teman sekalian tahu. Saya juga mendapatkan banyak masukan tentang hal itu,” kata Pramono usai menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8).

Pramono mengatakan Pemprov DKI akan membahas secara khusus fasilitas sepeda yang saat ini tersedia di Jakarta. Menurutnya, keputusan mengenai keberlanjutan jalur sepeda akan ditentukan melalui rapat.

“Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan membahas secara khusus mengenai fasilitas sepeda yang dimiliki, apakah masih perlu dipertahankan atau diubah, nanti kami akan putuskan dalam rapat,” ujarnya.

Gurbenur DKI Jakarta Pramono Anung (empat kanan) mengendarai sepeda saat Silaturide With Mas Pram di Balaikota DKI Jakarta, Foto: Ferlian Septa Wahyusa/ANTARA FOTO

Pernyataan Pramono itu disampaikan setelah muncul usulan dari warganet di media sosial yang meminta jalur sepeda di jalan protokol dihilangkan.

Melalui akun Threads, seorang warganet menilai jalur sepeda di kawasan tersebut sudah tidak banyak digunakan. Ia juga menyebut pesepeda lebih ramai terlihat ketika pelaksanaan car free day (CFD) setiap Minggu.

Suasana jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Usul Pak, jalur sepeda di jalan protokol baiknya dihilangkan. Kami lihat sudah tidak terpakai dan sepeda kebanyakan hanya pada saat CFD,” tulis warganet tersebut.

Warganet itu juga berpendapat penghapusan jalur sepeda dapat memperlebar badan jalan sehingga berpotensi mengurangi kemacetan pada hari kerja.

Jalur Sepeda Dibangun Era Anies

Jalur sepeda di Jakarta sebelumnya menjadi salah satu program prioritas pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies memasukkan pembangunan jalur sepeda sebagai salah satu Isu Prioritas Daerah tahun 2021-2022.

Hingga akhir masa jabatannya, tercatat sekitar 195,6 kilometer jalur sepeda tersedia di 20 titik di wilayah DKI Jakarta. Pembangunan jalur tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 119 miliar.