Pramono: Blok M Hub Groundbreaking Pekan Depan, Bakal Dibangun Dua Tower

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Blok M Hub, Rabu (17/12/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Blok M Hub, Rabu (17/12/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan pengembangan Blok M Hub akan memasuki tahap groundbreaking pada pekan depan. Dalam proyek tersebut, akan dibangun dua tower di kawasan Blok M.

Pramono mengatakan, kesepakatan terkait pengembangan Blok M Hub telah dilakukan antara MRT Jakarta dengan pengembang yang terlibat dalam proyek tersebut.

"Untuk Blok M sebenarnya sudah ada kesepakatan antara MRT dengan developer yang ada. Dan dalam minggu depan ini saya akan hadir untuk launching sekaligus groundbreaking di tempat itu," kata Pramono usai melakukan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Suasana Blok M Hub, Rabu (17/12/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Dalam pengembangan tersebut akan dibangun dua tower. Namun, Pramono belum menyampaikan secara rinci mengenai ketinggian kedua tower tersebut.

"Akan ada dua tower baru di tempat itu yang tingginya nanti pas launching atau groundbreaking akan saya sampaikan," ujarnya.

Pengembangan kawasan Blok M akan dilakukan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Menurut Pramono, proyek tersebut dikembangkan bersama pengembang yang dinilai profesional dan kredibel serta telah berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.

"TOD itu dikembangkan bersama dengan apa developer yang profesional dan kredibel, yang sudah selama ini juga mempunyai kontribusi banyak dalam pembangunan di Jakarta," kata Pramono.

Kawasan Blok M Hub pada Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Selain dua tower, Pramono menyebut kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi sejumlah fungsi dan fasilitas. Di antaranya apartemen, hotel, mal, hingga ruang untuk aktivitas publik.

"Sehingga dengan demikian selain ada apartemen, ada hotel, mal, ada tempat untuk aktivitas publik, dan sebagainya," tuturnya.

Menurut Pramono, pengembangan kawasan Blok M dilakukan karena kawasan tersebut dinilai sudah siap untuk dikembangkan sebagai kawasan TOD.

"Kenapa kemudian di Blok M dilakukan itu, karena Blok M memang sudah siap untuk itu," ujarnya.

Selain itu, pengembangan kawasan berbasis TOD juga akan dilakukan di sekitar transportasi LRT di Kelapa Gading dan Manggarai.

"Termasuk LRT nanti di Kelapa Gading yang kita punya space yang cukup luas, baik di Kelapa Gading maupun Manggarai, pasti akan kita kembangkan untuk menjadi TOD baru," tutup Pramono.