Pramono: Jakarta Rumah Keberagaman, Kita Rawat dan Jaga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Doorstop Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Ketua DPRD Suhud Alynudin usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Doorstop Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Ketua DPRD Suhud Alynudin usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta merupakan rumah keberagaman bagi siapa pun. Menurutnya, keberagaman tersebut perlu dirawat dan dijaga berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Hal itu disampaikan Pramono usai mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila bersama jajaran ASN di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/10). Tahun ini, tema Hari Kesaktian Pancasila adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."

"Pancasila seperti kita ketahui bersama adalah menjadi ideologi pemersatu bangsa. Dan bagi Jakarta, Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun," kata Pramono dalam keterangannya.

Suasana Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Balai Kota DKI Jakarta dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai Inspektur Upacara, Kamis (1/10/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Dia mengatakan Jakarta juga merupakan miniatur Indonesia. Sebab, Jakarta telah menjadi kota yang terbuka bagi siapa saja.

"Jakarta adalah miniatur Indonesia, Jakarta terbuka bagi siapa saja, dan Jakarta juga tentunya merawat dan menjaga keberagaman ini berdasarkan Pancasila," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD DKI Jakarta Zuhud Alynudin mengatakan semangat Hari Kesaktian Pancasila diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan keberagaman di Jakarta.

"Mudah-mudahan semangat ya, Kesaktian Pancasila memperkokoh persatuan ya, keberagaman di DKI Jakarta untuk menyongsong 5 abad DKI Jakarta," kata Zuhud.

Zuhud menilai nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila penting untuk menjadi dasar kehidupan masyarakat di Jakarta.

"Saya kira ini sangat penting karena spirit dari Kesaktian Pancasila harus menjadi inspirasi, harus menjadi fondasi bagi kehidupan masyarakat dan warga di DKI Jakarta," tutupnya.