Pramono: Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Asal Tertib

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan Jakarta Fair 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan Jakarta Fair 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin datang, tinggal, maupun mencari penghidupan di ibu kota. Namun, ia mengingatkan para pendatang agar tetap menjaga ketertiban umum.

Pramono mengungkapkan, berdasarkan laporan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), saat ini terdapat kecenderungan masyarakat kembali datang ke Jakarta karena melihat peluang ekonomi yang masih tersedia di ibu kota.

“Tapi memang apa ya, dalam kondisi ekonomi yang seperti ini, dan saya mendapatkan laporan dari Dukcapil, banyak masyarakat yang sekarang datang kembali ke Jakarta karena hope-nya ada di Jakarta,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (24/6).

Ilustrasi masyarakat DKI Jakarta bersepeda. Foto: Dok. Istimewa

Meski demikian, Pram menegaskan Pemprov DKI tidak akan menutup pintu bagi para pendatang.

“Seperti yang saya katakan berulang kali, Jakarta ini kota terbuka. Siapa saja boleh datang, siapa saja boleh berusaha di sini,” ujarnya.

Namun, Pramono mengingatkan bahwa kebebasan untuk datang dan berusaha di Jakarta harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Tetapi kemudian yang paling penting adalah jangan kemudian mengganggu ketertiban umum. Itu yang paling utama,” tegasnya.