Pramono Kumpulkan PPSU: Persoalan Kalisari Jangan Terulang, Kalian Ujung Tombak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai menghadiri TownHall Meeting 2026 dengan tajuk "Menolak Toleransi untuk Manipulasi: Integritas Optimal, Kepercayaan Publik Terjaga" di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai menghadiri TownHall Meeting 2026 dengan tajuk "Menolak Toleransi untuk Manipulasi: Integritas Optimal, Kepercayaan Publik Terjaga" di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumpulkan petugas PPSU se-Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rabu (16/4). Dalam arahannya, Pramono meminta persoalan laporan JAKI yang diedit AI di Kelurahan Kalisari tidak terulang lagi.

“Bahwa wajah kota ini adalah wajah saudara juga. Apa yang terjadi di Kelurahan Kalisari, saya sebagai Gubernur Jakarta tidak menginginkan persoalan ini terulang kembali. Saudara-saudara sekalian adalah ujung tombak wajahnya Jakarta,” kata Pramono di TIM.

Pramono mengingatkan bahwa petugas PPSU adalah ujung tombak dalam melayani masyarakat Jakarta. Ia meyakini petugas PPSU akan mampu menjaga wajah Jakarta ke depan dengan baik.

“Kalau kemudian saudara-saudara sekalian tidak merasa menjadi bagian utama, pasti wajahnya akan bopeng, tidak sempurna. Kenapa pada hari ini saya kumpulkan? Karena saya percaya saudara-saudara sekalian merasa memiliki bahwa wajah kota ini adalah wajah saudara juga,” ujarnya.

instagram embed

Politikus PDIP itu juga berharap petugas PPSU sungguh-sungguh mendengarkan suara masyarakat.

“Dengarkan suara-suara masyarakat, karena dari merekalah kita akan tahu seperti apa wajah Jakarta yang mereka inginkan. Mudah-mudahan tahun ini dan ke depan menjadi jauh lebih baik. Saya meyakini itu,” tandasnya.