Pramono Pertimbangkan Usulan CFD Jakarta Digelar Sabtu dan Minggu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan usulan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan atau tepatnya hari Sabtu dan Minggu.

Pramono mengatakan dirinya telah membaca usulan tersebut dan menilai usulan itu cukup rasional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah membahas usulan tersebut secara internal di Balai Kota.

“Yang pertama, saya sudah membaca usulan tersebut dan sebenarnya usulan itu cukup rasional. Maka di internal Balai Kota, kami sudah melakukan pembahasan. Nanti pada saatnya tentunya kita putuskan,” kata Pramono saat ditemui acara Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).

Suasana Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Pramono menjelaskan pelaksanaan CFD di Jakarta saat ini tidak hanya berlangsung di kawasan Sudirman-Thamrin. Dia menyebut kawasan Rasuna Said juga menjadi salah satu lokasi pelaksanaan CFD.

“Karena di Jakarta sendiri sebenarnya Car Free Day itu tidak hanya di Sudirman-Thamrin, kemudian Rasuna Said. Sekarang ini setiap kota di Jakarta punya ruang untuk melakukan Car Free Day,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, usulan tersebut masih akan dipertimbangkan oleh Pemprov DKI Jakarta sebelum keputusan diambil.

“Tetapi usulan itu tentunya kami akan pertimbangkan dan pada saatnya kami putuskan,” katanya.