Pramono Puji Bakat Anak Jakarta di Hanjaba 2026: Jago Baca Puisi-Pidato Inggris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memuji kemampuan anak-anak Jakarta yang menjadi pemenang di ajang Hari Anak Jakarta Membaca (Hanjaba) 2026. Ia menilai penampilan para peserta menunjukkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono saat menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Hanjaba 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono meminta empat anak pemenang lomba untuk maju dan menunjukkan kemampuan mereka secara langsung. Salah satunya Serhan yang merupakan juara lomba baca puisi.

Serhan kemudian membacakan puisi Diponegoro karya Chairil Anwar di hadapan Pramono dan para tamu undangan. Ia membawakan puisi tersebut dengan penuh ekspresi hingga mendapat tepuk tangan dari peserta yang hadir.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

“Luar biasa sekalian. Luar biasa, luar biasa,” kata Pramono usai Serhan membacakan puisi.

Pramono bahkan berharap akan lahir seniman besar dari ajang Hanjaba tersebut.

“Mudah-mudahan suatu hari kita bisa punya seniman besar yang lahir dari Hanjaba ini,” ujarnya.

Selain Serhan, Pramono juga meminta Namika, juara pertama lomba pidato bahasa Inggris, untuk tampil. Namika kemudian menyampaikan pidato singkat dalam bahasa Inggris mengenai pengalamannya mengikuti Hanjaba 2026.

Namika mengaku sempat gugup karena akan bertemu kembali dengan Gubernur Jakarta. Ia juga mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya menjadi juara pertama lomba pidato bahasa Inggris.

“Saya benar-benar berusaha melakukan yang terbaik. Ada banyak teks yang harus saya hafalkan, tetapi saya memberikan yang terbaik dan mendapatkan yang terbaik,” kata Namika dalam pidato singkatnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Sementara itu, Naura, juara pertama lomba pantun, juga diminta Pramono membuat pantun secara spontan. Naura diketahui baru pertama kali mengikuti perlombaan dan langsung meraih juara.

“Dan katanya enggak pernah ikut perlombaan, tapi baru ikut sekali (langsung) juara,” ujar Pramono.

Lebih lanjut Pramono mengatakan, penampilan anak-anak tersebut membuatnya optimistis terhadap masa depan Jakarta. Ia menilai generasi muda Jakarta memiliki kemampuan yang beragam dan berpotensi besar.

“Kalau lihat performance atau tampilan dari anak-anak kita, terus terang saya merasa bahwa Jakarta masa depannya itu colorful, penuh warna. Sehingga kita semua penuh dengan optimisme,” kata Pramono.

Pramono mengatakan Hanjaba 2026 merupakan kegiatan yang baik untuk merangsang anak-anak agar berani tampil dan mengembangkan kemampuan mereka.

Hanjaba 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diikuti 1.640 pendaftar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Adapun kategori yang dilombakan meliputi menggambar, membaca puisi, bertutur, membuat komik strip, pantun, pidato bahasa Inggris, hingga fotografi.

“Saya melihat acara yang seperti ini sangat baik untuk merangsang, merespons, mendorong anak-anak kita untuk bisa dan berani tampil,” kata Pramono.

Menurutnya, keberadaan ajang seperti Hanjaba menunjukkan Jakarta memiliki sumber daya manusia, khususnya anak-anak, yang potensial.

“Itulah yang membuat dan meyakini saya bahwa Jakarta itu kaya betul dengan sumber daya manusia atau sumber daya anak. Dan itulah yang kemudian membuat saya meyakinkan bahwa mudah-mudahan Jakarta ke depan akan semakin tangguh,” ujarnya.