Pramono Resmikan Rute Baru TransJabodetabek Bekasi-Galunggung
3 Juli 2025 9:48 WIB
·
waktu baca 3 menit
Pramono Resmikan Rute Baru TransJabodetabek Bekasi-Galunggung
Pramono menyatakan saat ini konektivitas transportasi umum di Jakarta sudah mencapai 91%.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Gubernur Jakarta Pramono Anung meresmikan peluncuran rute baru TransJabodetabek yang menghubungkan Terminal Bekasi dengan Halte Galunggung, Dukuh Atas, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Halte TransJ Galunggung, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/7) pagi.
ADVERTISEMENT
Trayek baru ini akan melintasi ruas Tol Becakayu, DI Panjaitan, Kampung Melayu, hingga ke pusat kota Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap, layanan baru ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya dari Bekasi menuju pusat kegiatan bisnis kawasan Sudirman-Kuningan.
“Pada hari ini pemerintah DKI Jakarta dan Wali Kota Bekasi, Pemerintah Bekasi Kota akan meluncurkan TransJabodetabek baru yaitu dari Bekasi melewati Tol Becakayu, kemudian turun ke DI Panjaitan, Kampung Melayu, dan seterusnya sampai di pusat kota Jakarta yaitu di Dukuh Atas atau di tempat yang disebut dengan Halte Galunggung,” ujar Pramono.
Sebanyak 15 unit bus Transjakarta disiapkan untuk melayani rute ini, dengan jarak antarbus sekitar 10 menit pada jam sibuk dan 20 menit pada jam tidak padat. Targetnya, layanan ini dapat mengangkut hingga 3.000 penumpang setiap harinya.
“Jumlah bus yang disiapkan ada 15, jarak antarbus diperkirakan sekitar 10 menit pada jam padat dan sekitar 20 menit pada jam sepi,” jelas Pramono.
ADVERTISEMENT
“Harapannya kami merencanakan untuk 15 bus itu bisa sampai dengan 3.000 setiap harinya,” katanya.
Peluncuran rute ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas jaringan transportasi umum yang terintegrasi, aman, dan nyaman bagi masyarakat Jabodetabek. Pramono menilai, peningkatan layanan ini turut berdampak pada perbaikan kondisi lalu lintas Jakarta secara keseluruhan.
“Tapi belajar dari pengalaman yang ada, baik itu Alam Sutera-Blok M, kemudian Bogor-Blok M, PIK 2-Blok M, dan sebagainya, ternyata antusiasme masyarakat begitu tinggi,” kata Pramono.
Ia juga menyebut bahwa peringkat Jakarta dalam daftar kota termacet dunia telah menurun secara signifikan. Tadinya Jakarta menempati peringkat satu sekarang menjadi peringkat lima.
“Yang sekarang nomor 1 Bandung, nomor 2 Medan, nomor 3 Palembang, nomor 4 Surabaya, 5 Jakarta. Jadi artinya secara sungguh-sungguh ada perbaikan transportasi di Jakarta,” kata Pramono.
ADVERTISEMENT
Peningkatan penggunaan transportasi umum, menurutnya, juga terlihat dari data operator.
“Tadi saya berdiskusi dengan Bapak Dirut Transjakarta, memang kenaikan itu signifikan, orang yang menggunakan transportasi umum,” tuturnya.
Meskipun saat ini konektivitas transportasi umum Jakarta telah mencapai 91 persen, penggunaannya dinilai belum optimal. Oleh karena itu, Pemprov Jakarta menargetkan peningkatan proporsi pengguna transportasi umum hingga 31 persen pada akhir tahun.
“Walaupun konektivitas kita sebenarnya sudah 91 persen, tapi belum digunakan secara maksimal. Saya menargetkan dengan Bapak Dirut Transjakarta, mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa di atas 31 persen,” jelas Pramono.
“Kalau itu bisa dilakukan, maka perencanaan ke depan untuk mengatasi kemacetan akan kita lakukan lebih detail lagi,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Pramono secara resmi membuka layanan trayek baru tersebut.
ADVERTISEMENT
“Pada tanggal 3 Juli hari ini, hari Kamis, layanan TransJabodetabek rute Bekasi–Dukuh Atas hari ini saya resmikan,” ucapnya.
