Pramono Resmikan Taman Bugar di Jakbar: Warga Bisa Olahraga-Rekreasi Gratis
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bugar yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Harapannya, Pramono ingin masyarakat bisa berolahraga dan rekreasi gratis di taman seluas 2.156 meter itu.
“Awalnya saya sendiri yang mengusulkan taman ini menjadi Taman Bugar. Kenapa bugar? Saya berharap bahwa masyarakat yang ada di sini bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh daerah ini secara bebas,” kata Pramono di Taman Bugar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (30/9).
Pramono menuturkan, fasilitas olahraga di taman tersebut sudah digunakan oleh warga, termasuk anak-anak yang berlatih futsal.
“Dan yang saya senang tadi, ketika anak-anak yang sedang latihan futsal, mereka saya tanyakan apakah bermain ini dipungut biaya atau tidak, ternyata tidak,” ujar Pramono.
“Yang kedua, seminggu bisa berapa kali main? Mereka bilang antara empat sampai lima kali. Yang penting jangan tiap hari main lah, kalau tiap hari main ibunya yang pusing nanti,” tambahnya.
Taman Bugar ini dibangun melalui pemanfaatan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) di wilayah setempat, hasil kolaborasi antara DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta.
“Dan ini benar-benar memanfaatkan fasum-fasos yang dimiliki di lokasi ini. Mudah-mudahan bentuk kolaborasi seperti ini bisa menjadi prototipe atau contoh di mana saja yang memang ada fasos-fasum yang bisa dimanfaatkan sehingga betul-betul termanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang ada,” jelas Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik tersebut.
“Dan harapan saya yang paling penting, fasilitas yang menurut saya lumayan bagus ini, cukup bagus ini, harus dirawat dengan baik dan mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang ada di tempat ini,” tambahnya.
Pramono pun memastikan taman ini terbuka untuk umum walau lokasinya berada di dalam perumahan.
“Jadi yang pertama mengenai taman ini tentunya bebas untuk warga. Mereka bisa menggunakan dan terbuka untuk warga,” katanya.
Selain itu, taman ini juga dilengkapi sistem resapan air untuk mencegah banjir.
“Jadi tadi sudah dijelaskan, di tempat ini sekaligus ada rain drainase yang untuk menampung kalau ada curah hujan yang tinggi. Sehingga taman ini mudah-mudahan tidak akan banjir, ya,” tutupnya.
