Pramono Sebut Tanggul Muara Baru Sudah Diperbaiki, Tak Lagi Bocor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bekas rembesan air laut di tanggul laut Muara Baru, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bekas rembesan air laut di tanggul laut Muara Baru, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan tanggul yang beberapa waktu lalu bocor di Muara Baru, Jakarta Utara, sudah diperbaiki.

"Udah [diperbaiki], udah enggak ada lagi [yang bocor]" kata Pramono di Indonesia Arena GBK, Jakarta, pada Sabtu (6/12).

Pramono menambahkan, bencana banjir rob yang menerjang di sekitar kawasan itu pun sudah dapat ditangani. Debit air disebutnya sudah turun dan kondisi berangsur-angsur kembali normal.

"Sejak tadi pagi jam 09.30 WIB adalah puncak tertinggi banjir rob. Dan setelah itu turun dan sekarang udah hampir normal semuanya," ucap dia.

Warga melintasi banjir rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jumat (5/12). Foto: Rayyan/Kumparan

"Sekarang ini (air) sudah turun. Udah normal," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, kebocoran tanggul itu disebut dipicu korosi pada struktur beton hingga tekanan tinggi air laut. Hal tersebut disampaikan oleh Kasudin SDA Jakarta Utara, Herisuandi.

Herisuandi menegaskan kebocoran bukan hanya disebabkan tingginya tekanan air laut, tetapi juga faktor lingkungan yang memperburuk kondisi struktur.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Indonesia Arena GBK pada Sabtu (6/12). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Selain itu, pemanasan global juga memengaruhi debit ketinggian air laut.

"Penyebab kebocoran memang adanya pressure dari air laut yang cukup tinggi. Juga korosi beton akibat zat klorin air laut," ujarnya saat ditemui di Tanggul Laut Muara Baru, Jumat (5/12).