Pramono Setujui Desain Blok M Hub, Groundbreaking Ditargetkan Pekan Ini

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui desain pengembangan Blok M Hub. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerja sama dengan salah satu developer besar dalam pengembangan kawasan tersebut.
"Jadi secara apa, terencana dan ini, Pemerintah DKI Jakarta melalui MRT akan melakukan kerja sama dengan salah satu developer besar," kata Pramono usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/10).
Pramono mengatakan desain pengembangan Blok M Hub telah disampaikan dalam rapat. Dia memberikan persetujuan terhadap desain tersebut.
"Dan kemarin desainnya sudah disampaikan dalam rapat dan saya sebagai gubernur telah memberikan persetujuan," ujarnya.
Setelah desain disetujui, groundbreaking pengembangan Blok M Hub direncanakan dapat dimulai dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan apakah dalam minggu ini atau minggu depan kita akan mulai groundbreaking untuk itu," kata Pramono.
Pramono berharap pengembangan tersebut dapat membuat kawasan Blok M menjadi lebih teratur dan terencana. Dia juga berharap penataan kawasan itu dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian.
"Sehingga dengan demikian Blok M itu akan menjadi kawasan yang lebih teratur, terstruktur, terencana, dan mudah-mudahan secara ekonomi akan membawa perbaikan untuk kawasan itu," kata Pramono.
Penataan kawasan Blok M merupakan bagian dari rencana pengembangan sejumlah kawasan di Jakarta. Setelah Blok M, Pemprov DKI Jakarta rencananya akan berkonsentrasi pada kawasan Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan Kota Tua.
"Karena berikutnya setelah Blok M kami segera akan konsentrasi untuk Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan yang terakhir adalah Kota Tua," kata Pramono.
Menurut Pramono, penataan kawasan-kawasan tersebut ditujukan agar menjadi simpul baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta.
"Supaya semua tempat itu menjadi hub baru bagi Jakarta untuk menerima para turis yang ingin atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Jakarta," ucap Pramono.
