Pramono Siapkan Pasar Baru Jadi Pusat Wisata Kuliner 24 Jam: Seperti di Myeongdong

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau RSUD Pasar Minggu sekaligus Meresmikan Gedung Aura Oncology Center dalam Rangka Hari Penglihatan Sedunia, di RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (30/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau RSUD Pasar Minggu sekaligus Meresmikan Gedung Aura Oncology Center dalam Rangka Hari Penglihatan Sedunia, di RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (30/10/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menjadi pusat wisata kuliner yang beroperasi selama 24 jam.

Konsep tersebut dirancang menyerupai kawasan Myeongdong di Korea Selatan, yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan, komersial, dan bisnis.

Pramono mengatakan, rencana pengembangan Pasar Baru itu berkaitan dengan penyelesaian proyek MRT Jakarta hingga kawasan Monas-Harmoni. Setelah jalur tersebut rampung, Pemprov DKI akan mempersiapkan Pasar Baru sebagai salah satu hub wisata baru di Jakarta.

Masyarakat mengunjungi Festival Passer Baroe di Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (3/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Kita sedang menunggu penyelesaian MRT. Nanti begitu MRT selesai sampai dengan Monas–Harmoni, maka kita persiapkan Pasar Baru menjadi tempat untuk orang bisa menjadi hub baru wisata kuliner 24 jam, yang kemudian saya sebut seperti Myeongdong di Korea,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/10).

Myeongdong adalah salah satu kawasan distrik belanja, wisata, dan pusat komersial terkenal di pusat kota Seoul, Korea Selatan.

Pramono berharap kawasan Pasar Baru nantinya dapat menjadi destinasi yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. Dengan begitu, aktivitas wisata dan ekonomi Jakarta tidak hanya terpusat di kawasan yang selama ini sudah ramai, seperti Blok M.

Myeongdong di Korea Selatan. Foto: estherpoon/Shutterstock

"Intinya adalah tempat itu akan kita buat menjadi tempat yang begitu menarik sehingga orang datang,” ujar dia.

Selain Pasar Baru, Pramono juga menyebut sejumlah kawasan lain yang akan dikembangkan dengan karakter berbeda. Salah satunya Glodok Pecinan yang akan ditata dengan tema yang lebih dekat dengan tradisi masyarakat Tionghoa.

Sementara itu, kawasan Kota Tua akan dikembangkan dengan segmen yang lebih menyasar masyarakat menengah ke atas.

"Jakarta itu tidak hanya semata-mata aktivitasnya misalnya seperti di Blok M. Akan ada tempat-tempat hub baru 24 jam ada di Pasar Baru, Glodok Pecinan yang kemudian mau di-tematik yang lebih mendekati tradisi masyarakat Tionghoa, kemudian di Kota Tua yang segmennya adalah pasti segmen lebih kepada menengah ke atas,” jelas Pramono.

Aktivitas jual beli terompet di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Jumat (30/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dia juga berharap rencana pengembangan sejumlah kawasan tersebut dapat direalisasikan. Namun, ia belum memerinci jadwal dimulainya penataan Pasar Baru maupun besaran anggaran yang disiapkan.

“Dan itulah yang kami rencanakan, mudah-mudahan perencanaan itu bisa diwujudkan dan saya yakin bisa mewujudkan itu," tutupnya.