Pramono soal Polemik Transjakarta Koridor 9: Kita Akan Lakukan Perbaikan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan S. Parman, tepatnya di dekat bekas Polres Jakarta Barat, Kamis (22/10/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan S. Parman, tepatnya di dekat bekas Polres Jakarta Barat, Kamis (22/10/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pihaknya akan memperbaiki separator atau pembatas jalur di Koridor 9 Transjakarta. Perbaikan ini dilakukan menyusul insiden separator yang berulang kali ditabrak kendaraan.

“Yang jelas untuk koridor itu pasti akan kita lakukan perbaikan supaya truk-truk yang selama ini juga sering memanfaatkan itu tidak bisa melakukan itu," kata Pramono saat ditemui di acara Race Expo myBCA JRF 2026 Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/10).

Pramono menyebut, perbaikan nantinya akan menjadi urusan Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Bahwa nanti ada pemasangan separator dan sebagainya, teknisnya biar dilakukan oleh Perhubungan dan Bina Marga,” ujar Pramono.

Sejumlah JPO Mau Dibongkar

Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (23/9/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Dalam penataan kota, Pramono juga mengaku akan melakukan pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) yang sudah tidak berfungsi.

“Yang pertama untuk JPO sudah menjadi program Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga. Bahwa ada sebagian memang pelaksanaannya baru pada awal tahun depan,” ujarnya.

Pramono menjelaskan, pembongkaran sejumlah JPO belum dilakukan karena pelaksanaannya memang direncanakan pada Oktober hingga November.

“Tetapi beberapa JPO, termasuk yang dulu mau dibongkar kenapa belum dibongkar, karena memang rencana pembongkaran itu bulan Oktober-November ini,” kata Pramono.