Pramono soal Teror Bom di Sekolah Internasional: Harus Ditindak, Kita Lawan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengecekan ke sekolah North Jakarta Intercultural School di Kelapa Gading yang menerima ancaman bom. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pengecekan ke sekolah North Jakarta Intercultural School di Kelapa Gading yang menerima ancaman bom. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan bersikap tegas terhadap segala bentuk teror. Termasuk ancaman bom yang beberapa waktu lalu menyasar sekolah internasional di Jakarta Utara.

“Jadi yang pertama bagi saya, karena kemarin kebetulan saya juga habis menerima Forum Antiterorisme Jakarta. Jadi, kalau ada teror dalam bentuk apa pun di Jakarta, terutama tadi di Jakarta Utara,” kata Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Tentunya kami pemerintah DKI Jakarta meminta kepada siapa pun yang melakukan itu untuk ditindak. Dan kita dengan tegas mengatakan, kita melawan itu."

--Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Ia juga menegaskan pentingnya rasa aman dan kebersamaan bagi masyarakat Jakarta.

“Dan saya selalu berkeinginan bagi masyarakat Jakarta hidup aman, nyaman, kebersamaan, kebinekaan, itu merupakan hal yang paling esensial, paling utama. Sehingga kami pasti akan menangani itu,” ucapnya.

Sebelumnya, ancaman bom terjadi di 3 sekolah internasional di Kawasan Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Jakarta Utara. Polisi tidak menemukan bahan peledak saat melakukan penyisiran di 3 sekolah tersebut.

Pengecekan ke sekolah North Jakarta Intercultural School di Kelapa Gading yang menerima ancaman bom. Foto: Dok. Istimewa

Tim gabungan dari Polres Jakarta Utara, Polres Tangerang Selatan, dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya, tengah memburu pelaku yang mengancam 3 sekolah tersebut melalui WhatsApp dan email.

Polanya sama, pelaku mengirim pesan lewat WhatsApp dengan kode +234 yang berasal dari Nigeria. Ia meminta sejumlah uang dengan mengancam akan meledakkan bom jika tidak diberikan.

Berikut isi pesan pelaku:

A message for EVERYONE. We have bombs in your school. The bombs are set to go off in 45mins. If you do not agree to pay us $30,000 to our bitcoin address below:

17TbLtoK4kojSn4sSogJuZgRzv-Tx1Qi4XT

If you do not send the money! We will blow up device immediately.

Call the POLICE, We will blow up device at the spot.