Pramono: Tak Boleh Ada Pak Ogah di Jalan Rasuna Said

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta tidak ada lagi Pak Ogah di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Menurutnya, keberadaan Pak Ogah justru dapat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat.
Hal itu disampaikan Pramono melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @pramonoanungw, Rabu (12/8).
“Rasuna Said ada Pak Ogah, gak boleh ada. Kenapa? Yang namanya Pak Ogah itu akan mendapatkan uang kalau ada yang macet,” kata Pramono.
Pramono menyebut kondisi lalu lintas di Rasuna Said kini lebih lancar setelah keberadaan Pak Ogah ditiadakan.
“Begitu Pak Ogahnya gak ada sekarang Rasuna Saidnya lancar,” ujarnya.
Menurut Pramono, keberadaan Pak Ogah tidak sesuai dengan upaya Jakarta membangun citra sebagai kota global. Ia menyinggung posisi Jakarta yang kini berada di peringkat 71 dalam pemeringkatan kota global.
“Masa kota global, peringkat 71, masih begitu cara berpikirnya,” kata Pram.
Pramono juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih aktif mengambil langkah untuk mengatasi persoalan di lapangan. Ia memastikan akan mendukung jajaran yang mengambil keputusan untuk kepentingan perbaikan kota.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran, perangkat daerah, kita harus lebih proaktif,” ujarnya.
“Saya sebagai Gubernur pasti akan men-support, mem-backup saudara-saudara sekalian dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.
