Pramono: Target Saya Jadi Gubernur Satu Periode dan Berhenti

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Top Team Workshop BTN di Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Top Team Workshop BTN di Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dirinya menargetkan hanya menjabat sebagai gubernur selama satu periode.

Politikus PDIP ini mengatakan, keputusan tersebut menjadi bagian dari komitmennya setelah puluhan tahun berkarier di pemerintahan.

“Kalau orang bertanya dengan saya, ‘Apa sih target saya?’ Saya target saya pengin jadi gubernur satu periode. Tetapi saya memutuskan, benar satu periode dan berhenti,” ujar Pramono saat berpidato di acara Top Team Workshop BTN di Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Pramono mengaku sudah terlalu lama menjadi pejabat publik, dan merasa cukup dengan pengalaman yang dijalaninya.

“Saya sudah jadi pejabat terlalu lama banget. 25 tahun enggak pernah putus. Tambah 5 tahun jadi gubernur sudah 30 tahun. Sudahlah,” ujarnya.

Sebelum menjadi DKI-1, Pramono menjadi Sekretaris Kabinet selama 2 periode (10 tahun) pemerintahan Jokowi. Dia juga pernah menjadi anggota DPR selama 3 periode (15 tahun).

Gaya Komunikasi Digital

Selain berbicara soal karier politiknya, Pramono juga menyinggung perubahan gaya komunikasi di era digital yang kini turut ia ikuti. Ia mencontohkan penggunaan media sosial pribadinya yang kini dikelola tim.

“Sebelumnya di IG saya, di Twitter saya, saya enggak punya TikTok dulu, sekarang jadi punya, isinya hanya cucu saya sama saya olahraga,” tutur Pramono.

“Sekarang semuanya diatur. Sampai jam kapan di-upload saja, saya kadang-kadang nanya kok lama enggak di-upload,” lanjutnya.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi keharusan bagi setiap pemimpin.

“Maka dengan demikian, sebagai pemimpin dalam level apa pun harus bisa beradaptasi dengan keadaan,” tutupnya.