Pramugari Garuda Indonesia Terjatuh Saat Menutup Pintu Pesawat

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Pramugari yang jatuh saat tutup pintu pesawat. (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Pramugari yang jatuh saat tutup pintu pesawat. (Foto: Dok. Istimewa)

Garuda Indonesia sempat mengalami insiden pada Kamis (13/4) lalu. Salah seorang pramugari bernama Miranda Theresia, terjatuh ke apron (tempat parkir) pesawat saat hendak menutup pintu bagian belakang pesawat bernomor B 737-800 NG di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau.

Miranda menjadi salah satu kru pesawat bernomor GA199 rute Pekanbaru-Cengkareng. Saat itu, kedua pesawat memang sedang parkir dan melakukan pengisian makanan (catering).

Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar, mengatakan insiden tersebut terjadi pukul 18.15 WIB.

"Saat proses uplift service selesai, pramugari bernama Miranda Theresia hendak menutup pintu bagian belakang pesawat (B 737-800 NG) tiba-tiba tergelincir dan langsung jatuh ke apron," ujar Benny saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Sabtu (15/4).

Garuda Indonesia (Foto: Wikimedia common/Terence Ong)
zoom-in-whitePerbesar
Garuda Indonesia (Foto: Wikimedia common/Terence Ong)

Melihat kejadian tersebut, sejumlah petugas ground service dan petugas keamanan bandara langsung mendatangi Miranda dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Akibat insiden tersebut, pesawat GA199 sempat mengalami penundaan keberangkatan selama 18 menit, menjadi pukul 19.28 WIB.

Mengenai kondisi Miranda, Benny menuturkan,pramugari tersebut tidak mengalami cidera serius.

"Setelah dokter melakukan proses observasi dan pemeriksaan selama satu jam. Dari CT-Scan, kondisi kepala pasien dalam keadaan baik dan telah diizinkan untuk dikeluarkan dari rumah sakit sejak Jumat," kata Benny.