Prancis Izinkan Booster Vaksin Corona untuk Usia 18 Tahun ke Atas
·waktu baca 2 menit

Prancis memperluas cakupan pemberian vaksin corona dosis ketiga (booster). Seluruh orang dewasa berusia 18 tahun ke atas diizinkan untuk menerima dosis tambahan tersebut.
Kabar ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran, pada Kamis (25/11). Mereka akan bisa mendapatkan suntikan dosis ketiga ini pada lima bulan usai divaksinasi dosis kedua.
“Nasib kita masih berada di tangan kita semua,” kata Veran di sebuah konferensi pers, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Keputusan ini diambil untuk menekan laju penyebaran COVID-19 di tengah gelombang pandemi kelima yang dialami Prancis.
Sebelumnya, vaksinasi dosis booster hanya diberikan kepada lansia di atas 65 tahun dan orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Veran mengatakan, Prancis saat ini memiliki 25 juta dosis vaksin. Jumlah ini cukup untuk mempercepat vaksinasi dosis booster. Badan pengawas kesehatan Prancis (HAS) mendukung penuh program ini.
Vaksinasi dosis booster ini akan menjadi persyaratan untuk paspor kesehatan yang valid. Paspor ini wajib digunakan oleh warga Prancis untuk bisa memasuki restoran, kafe, bioskop, dan museum.
Usai pengumuman tersebut, jumlah pendaftaran janji vaksinasi meningkat pesat. Aplikasi yang digunakan untuk pendaftaran, Doctolib, bahkan sempat mengalami gangguan.
Veran mengatakan, ia akan meminta HAS dan komite etik medis untuk mempertimbangkan apakah anak usia 5-11 tahun harus divaksinasi COVID-19. Sejumlah negara di dunia sudah lebih dulu meluncurkan program vaksinasi kelompok umur tersebut, seperti Amerika Serikat dan Kanada.
Di hari yang sama, Badan Pengawas Obat-obatan Eropa (EMA) memberikan izin penggunaan vaksin Pfizer untuk anak usia 5-11 tahun.
Selain memperluas cakupan dosis booster, Prancis juga memperketat protokol kesehatan. Salah satunya menggalakkan penggunaan masker di ruang tertutup publik dan meningkatkan pengecekan paspor kesehatan.
Pada Rabu (24/11), tercatat penambahan kasus harian sebanyak 32.591 infeksi. Sedangkan kematian bertambah 81 jiwa. Rata-rata kasus COVID-19 selama sepekan terakhir mencapai 21.761, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Per Selasa (23/11), 69,4% dari total populasi Prancis sudah divaksinasi dosis kedua. 76,8% sudah menerima vaksinasi dosis pertama dan 8,6% menerima dosis booster. Terdapat empat merek vaksin yang digunakan, yaitu vaksin Pfizer, Moderna, Johnson & Johnson, serta AstraZeneca.
Total kasus COVID-19 Prancis kini mencapai 7.483.282 infeksi dan 118.734 kematian.
