Prancis Izinkan Remaja 12-18 Tahun Divaksin COVID-19 Mulai 15 Juni
·waktu baca 1 menit

Prancis dalam dua pekan ke depan akan memperluas cakupan penerima vaksinasi COVID-19. Mulai 15 Juni, remaja berusia 12-18 tahun diperbolehkan disuntik vaksin corona.
Dikutip dari Reuters, kabar tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dalam kunjungannya ke wilayah Lot di barat daya Prancis.
Sebelumnya Badan Pengawas Obat-obatan Eropa telah memberikan izin penggunaan vaksin Pfizer/BioNTech untuk digunakan pada remaja berusia paling muda 12 tahun, menyusul kebijakan serupa oleh AS dan Kanada. Hal ini diharapkan dapat semakin memperluas dan mempercepat program vaksinasi COVID-19 di Eropa.
Lembaga kesehatan Prancis akan segera mengumumkan aturan vaksinasi remaja pada Kamis (3/6) waktu setempat.
Selain itu, Macron menyampaikan bahwa aturan kewajiban menggunakan masker di luar ruangan akan perlahan-lahan dihilangkan.
Situasi COVID-19 di Prancis mulai menunjukkan adanya perbaikan, dengan penambahan kasus harian mencapai angka di bawah 10.000 kasus per hari. Pada Rabu (2/6), Kementerian Kesehatan Prancis mencatat 8.743 kasus baru.
Kematian akibat COVID-19 juga menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Pada Selasa (1/6), tercatat 144 pasien meninggal dunia. Sementara pada Rabu (2/6), kematian tercatat sebanyak 96 jiwa. Angka tersebut turun hingga 48.
