Prasetio: Selama Saya Ketua DPRD DKI, Saham Anker Bir Enggak Akan Saya Jual

23 Juni 2020 13:32 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Produk dari PT. Delta Djakarta. Foto: Dok. deltajkt.thinkrooms.com
zoom-in-whitePerbesar
Produk dari PT. Delta Djakarta. Foto: Dok. deltajkt.thinkrooms.com
ADVERTISEMENT
Penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk, produsen Anker Bir masih terkendala restu dari DPRD DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan, tidak akan memberi restu penjualan saham PT Delta.
ADVERTISEMENT
"Selama saya menjadi Ketua DPRD yang kedua kali ini, itu Anker Bir enggak akan saya jual Pak, enggak ada salahnya bos. PT Delta (cek dulu) tuh enggak ada salahnya," kata Prasetio dalam rapat Komisi B tentang Evaluasi PSBB, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/6).
Politikus PDIP itu kemudian bercerita soal awal mula pembentukan PT Delta. Saat itu, tidak ada yang bisa mengontrol peredaran minuman beralkohol di Jakarta. Bahkan, anak kecil di lingkungan RT bisa bebas minum.
Untuk dapat mengontrol peredarannya, pemerintah sepakat membuat PT Delta. Pembentukan dilakukan di era Gubernur Ali Sadikin.
"Karena kita tidak bisa ngukur sampai sejauh mana dari atas sampai ke bawah orang minum karena Bintang pada saat itu berjaya. Kita tidak bisa masuk pemerintah. Keluarlah PT Delta itu. Bener enggak sih?" ungkap Prasetio.
ADVERTISEMENT
"Saham kosong tanpa bayar. Jadi Menteri Keuangan, pemerintah pusat, menyerahkan kepada zamannya Pak Ali Sadikin. Itu enggak salah itu PT," tambah dia.
Prasetio Edi Marsudi di rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta. Foto: Moh Fajri/kumparan
Prasetio menyebut, persoalan PT Delta jangan dikaitkan dengan urusan iman. Pemprov DKI Jakarta harus lebih cermat dalam melihat posisi PT Delta.
"Ini enggak salah mau dijual. Penjualannya pun tidak rasional. Pak Mohon izin, Pak Satu triliun? Itu udah Tbk bos. Sekarang di bursa efek itu tinggal mau nangkep, 'ih saya mau beli' apa mau kita jadi bodoh lagi. Kan enggak boleh gitu Pak," tutur dia.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, saat meninjau saluran air di depan Kantor LBH Jakarta, di Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat. Foto: Raga Imam/kumparan
Prasetio meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk berbicara kembali dengan Gubernur DKI Jakarta terkait niat penjualan saham PT Delta. Dia sekali lagi menegaskan tak akan memberi restu penjualan itu.
ADVERTISEMENT
"Jadi saya mau minta tolong ngomong ke Pak Gubernur, jangan maksa saya. Selama saya masih Ketua DPRD enggak akan saya jual itu," tegas dia.
Pelepasan saham PT Delta Djakarta ini sudah bergulir sejak setahun lalu. Saham tak kunjung dijual karena tak dapat restu dari DPRD DKI.
Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI, Riyadi, mengungkapkan sampai saat ini proses pelepasan saham tersebut masih berlanjut. Riyadi menjelaskan kalau Pemprov DKI sudah berkirim surat ke DPRD DKI. Namun, belum ada tindak lanjut pembahasan mengenai pelepasan tersebut.
“Masih bergulir, proses masih lanjut. kan kita lagi di eksekutif, lagi nunggu pembahasan dewan. Berkirim surat ke dewan dulu kan sudah 2 kali surat bulan 2018 dan Januari 2019 itu belum ada balasan,” kata Riyadi saat dihubungi, Kamis (20/6/2019).
ADVERTISEMENT
Riyadi menjelaskan surat yang dikirimkan Pemprov DKI adalah permintaan persetujuan DPRD. Meski belum ditindaklanjuti, Riyadi belum mengetahui apakah pihaknya akan kembali mengirimkan surat atau tidak.
“Saya belum tahu arah gimana. Kita lagi komunikasi informal dengan dewan untuk minta dibahas,” ujar Riyadi.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.