Preman di Bandung Tewas karena Ribut soal Lahan Parkir, Polisi Buru Pelaku

Unit Reskrim Polsek Rancasari masih memburu pelaku yang melakukan aksi pembunuhan terhadap pria berusia 27 tahun di Kota Bandung bernama M. Ikbal Sentana. Ikbal dibunuh di Jalan Cipamokolan, Rancasari, pada tanggal 3 Januari lalu.
Korban dan pelaku merupakan preman dan residivis.
Kapolsek Rancasari, Kompol Oesman Imam, menyebut polisi telah mengantongi identitas pelaku. Polisi juga sudah mendatangi sejumlah tempat untuk mencari keberadaannya.
"Kita sudah interogasi teman-temannya, pacarnya termasuk (mendatangi) ke tempat tongkrongannya juga," kata dia ketika dikonfirmasi pada Kamis (5/1).
"Tinggal butuh waktu untuk menangkapnya, kita sudah tahu identitas pelakunya," lanjut dia.
Adapun terkait kronologi kejadian tersebut, Oesman menjelaskan, bermula ketika Ikbal bersama temannya mendatangi pelaku di wilayah Rancasari. Ketika itu, pelaku dan korban sudah menyiapkan senjata tajam. Perselisihan di antara korban dan pelaku pun terjadi.
"Pelaku sudah menyiapkan senjata tajam yang diduga celurit dan korban juga bawa senjata tajam yang pendek, sempat duel berantem di situ," ucap dia.
Korban akhirnya dibacok oleh pelaku pada bagian lehernya hingga meninggal dunia. Perselisihan di antara korban dan pelaku dipicu adanya perebutan lahan. Korban dan pelaku,, kata dia, merupakan preman dan sudah berulangkali keluar masuk penjara.
"Mereka itu sudah berulang-ulang diproses Polsek Rancasari itu, sudah merasa biasa berurusan dengan polisi. Dua-duanya itu preman dan residivis," tandas dia.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, korban sempat dikejar oleh sejumlah orang sebelum ditemukan tewas. Korban kemudian dianiaya dan meninggal dunia. Di sejumlah bagian tubuh korban terutama bagian leher ditemukan ada bekas luka.
