Preman di Ciputat Ngamuk ke Pedagang: Tak Diberi Uang, Ngancam Pakai Golok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi preman. Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi preman. Foto: Shutter stock

Seorang pria yang diduga preman mengamuk dan mengancam seorang pedagang menggunakan senjata tajam di Pasar Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kejadian ini ramai di media sosial. Dalam video yang beredar, pelaku tampak mengayunkan golok ke arah pedagang. Sejumlah orang berusaha menangkapnya, namun pelaku berhasil kabur sambil membawa senjata tajam tersebut.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan aksi itu bermula ketika pelaku meminta uang kepada korban. Permintaan uang tersebut sudah dilakukan sebanyak lima kali dengan nominal bervariasi.

“Terduga pelaku meminta uang kepada korban sebanyak lima kali dengan nominal Rp 50 ribu sebanyak empat kali, kemudian Rp 100 ribu satu kali. Namun saat permintaan kelima dengan nominal Rp 100 ribu tidak diberikan, pelaku marah,” kata Bambang dalam keterangannya, Kamis (30/10).

Bambang menjelaskan, setelah tidak diberi uang, pelaku kemudian merusak dagangan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam. Aksi tersebut sempat diwarnai dorong-dorongan hingga korban terjatuh.

“Korban tidak memberikan, sehingga terduga merusak dagangan korban serta mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam, sehingga terjadilah dorong dorongan antara terduga pelaku dengan korban, sehingga menyebabkan korban terjatuh dan di pisahkan oleh saksi di TKP,” ujarnya.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mendata saksi-saksi, mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta mengarahkan korban membuat laporan polisi.

“Tindakan yang telah dilakukan antara lain cek TKP, mendata saksi, mencari CCTV, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” kata Bambang.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

instagram embed