News
·
20 April 2021 18:26

Presiden Chad, Idriss Deby, Tewas saat Pimpin Pasukan Lawan Pemberontak

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Presiden Chad, Idriss Deby, Tewas saat Pimpin Pasukan Lawan Pemberontak (142328)
Presiden Chad, Idriss Deby. Foto: Getty Images
Presiden Chad, Idriss Deby, tewas saat menyambangi pasukan garis depan pertempuran dan melawan pemberontak di wilayah utara. Hal ini dikonfirmasi juru bicara militer Chad, Selasa, 20 April.
ADVERTISEMENT
Deby meninggal sehari setelah hasil pemilihan sementara memproyeksikan dirinya akan kembali memenangi masa jabatan presiden keenam, dengan raihan 80% suara. Kemenangan ini memperpanjang kekuasaannya menjadi 30 tahun.
Deby seharusnya memberikan pidato kemenangan. Tapi, Deby malah bergabung dengan pasukan Chad yang memerangi pemberontak
"Deby, 68, baru saja mengembuskan napas terakhirnya membela negara yang berdaulat di medan perang," ujar juru bicara militer Jenderal Azem Bermandoa Agouna, dikutip dari Aljazeera.
Mengutip media setempat, theafricareport, Déby tewas karena luka yang diterimanya saat memimpin pasukan dalam pertempuran melawan pemberontak di utara.
Menurut juru bicara militer, Général Azem Bemrandoua Agouna, militer telah didorong mundur oleh barisan pemberontak yang maju ke ibu kota, N’Djamena.
Menurut sebuah laporan, tentara tersebut diserang oleh militan dari Front pour l'Alternance et la Concorde au Tchad (FACT), (Front for Change and Concord in Chad) yang telah tiba dari markas mereka di Libya dan memasuki Chad pada tanggal 11 April. Tujuan mereka adalah untuk membebaskan negara dari kekuasaan Déby
ADVERTISEMENT