Presiden dan PM Singapura Sampaikan Duka Cita Atas Jatuhnya Lion Air

Kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 turut mengundang perhatian dan duka cita dari Pemerintah Singapura. Melalui siaran pers yang diterbitkan oleh Kedutaan Besar Singapura di Jakarta melalui akun resmi Facebooknya, Selasa (30/10).
Baik Presiden Singapura Halimah Yacob maupun Perdana Menteri Lee Hsien Loong, menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam bagi para keluarga korban Lion Air JT-610.
Ucapan duka cita Halimah Yacob dan Lee Hsien Loong tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Joko Widodo. Selain itu juga, Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, mengirimkan surat mengenai rasa berbelasungkawa kepada Menlu Retno LP Marsudi.
"Saya sangat sedih mendengar kecelakaan tragis penerbangan Lion Air JT-610 pada tanggal 29 Oktober 2018. Atas nama rakyat Singapura, saya menaruh hati simpati tulus saya kepada keluarga yang berduka dan rakyat Indonesia," kata Halimah dalam suratnya kepada Jokowi.
"Singapura siap menawarkan bantuan untuk upaya pencarian dan pemulihan," lanjut Halimah.
Kemudian PM Lee pun menuliskan hal yang serupa.
"Pikiran kami semua tertuju kepada rakyat Indonesia yang sedang mengalami masa kesedihan ini. Singapura siap membantu dengan upaya pencarian dan pemulihan," jelas Lee.
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan pun memberikan ucapan duka cita atas kecelakaan pesawat Lion Air ini. Melalui pesan yang disampaikan ke Menlu Retno, Vivian mengatakan, Singapura siap memberikan bantuan dalam upaya pencaran korban yang saat ini masih belum diketahui.
"Singapura siap mendukung upaya pencarian dan pemulihan yang sedang berlangsung jika Indonesia begitu membutuhkan. Tolong jangan ragu-ragu untuk memberi tahu kami jika kami bisa membantu," jelas Vivian.
