Presiden Guinea-Bissau Pecat 5 Menteri di Kabinetnya

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Guinea Bissau Umaro Sissoco Embalo berpidato di Majelis Umum PBB ke-72 di markas besar AS di New York, AS, 21 September 2017. Foto: Eduardo Munoz/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Guinea Bissau Umaro Sissoco Embalo berpidato di Majelis Umum PBB ke-72 di markas besar AS di New York, AS, 21 September 2017. Foto: Eduardo Munoz/REUTERS

Kabar mengejutkan datang dari sebuah negara kecil di benua Afrika yakni Guinea-Bissau. Presiden Guinea-Bissau, Umaro Sissoco Embalo, dilaporkan memecat lima menteri di kabinet pemerintahannya.

Pemecatan para menteri itu dilakukan jelang sidang parlemen pada Senin lalu ketika anggota parlemen diminta berdebat tentang aliansi politik mana yang memiliki hak untuk memerintah negara.

Dikutip dari Reuters, Senin (29/6), dua dari lima menteri yang dipecat merupakan menteri pertahanan dan menteri dalam negeri. Tidak dijelaskan alasan Embalo memecat lima menteri tersebut.

Hanya saja, semua menteri yang dipecat merupakan anggota Partai MADEM-15 Embalo. Partai itu merupakan partai yang paling setia dan loyal kepada Presiden Embalo.

Partai oposisi PAIGC, menuding pemecatan lima menteri ini merupakan salah satu langkah politik yang dilakukan oleh Embalo.

"Ini adalah strategi bagi Umaro Sissoco Embalo untuk mendapatkan mayoritas di parlemen," kata situs web pro-PAIGC Ditadura de Consenso dalam analisis online menyusul dikeluarkannya dekrit tersebut.

kumparan post embed

Tak ayal, pemecatan lima menteri itu dinilai akan semakin memperkeruh situasi politik negara kecil di Afrika Barat.

Padahal, Embalo sendiri baru dilantik menjadi presiden pada awal tahun ini. Dalam pemilu yang digelar akhir 2019, ia mengalahkan rivalnya Domingos Simoes Pereira dari partai PAIGC.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona!