Presiden Joko Widodo Tiba di Kenya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya, usai menempuh penerbangan selama 8 jam. Jokowi tiba sekitar pukul 15.15 waktu setempat (WS) atau 19.15 WIB, pada Minggu (20/8).

Jokowi disambut Duta Besar RI untuk Republik Kenya Mohamad Hery Saripudin beserta istri dan Atase Pertahanan RI di Pretoria Kol. Mar. Burhanudin beserta istri.

Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Dari pihak Kenya, turut menyambut Presiden Jokowi yaitu Menteri Luar Negeri Republik Kenya Alfred Mutua dan Menteri Pertambangan, Ekonomi Biru, dan Kemaritiman Republik Kenya Salim Mvurya selaku Escort of Honour.

Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Setelahnya, Jokowi bersama rombongan terbatas berjalan kaki menuju State Pavillion yang masih berada di kawasan bandara untuk menandatangani buku tamu kenegaraan.

Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Dari bandara, Presiden bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam selama kunjungan di Kenya. Setibanya di sana, tampak menyambut yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala Kanselerai KBRI Nairobi Danny Rahdiansyah.

Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta Nairobi, Republik Kenya Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Di Kenya, Jokowi diagendakan bertemu dengan Presiden Republik Kenya William Ruto untuk menggelar pertemuan bilateral guna meningkatkan hubungan kerja sama antar kedua negara.