Presiden Meksiko Pingsan Gara-gara Komplikasi Infeksi COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. Foto: REUTERS/Ginnette Riquelme
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. Foto: REUTERS/Ginnette Riquelme

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mendadak pingsan dalam sebuah pertemuan dengan para pejabat di Kota Merida, Negara Bagian Yucatan, pada akhir pekan lalu. Kondisi tersebut terjadi dipicu oleh komplikasi infeksi COVID-19 yang dideritanya.

Dikutip dari Reuters, kejadian itu dikonfirmasi kebenarannya secara langsung oleh Lopez Obrador dalam sebuah pernyataan melalui video yang diposting di Youtube, pada Rabu (26/4).

“Saya seperti tertidur, rasanya seperti pusing,” ungkapnya dalam video tersebut.

Pemimpin berusia 69 tahun ini mengatakan, dia sempat pingsan saat sedang bertemu dengan para petinggi militer dan pegawai negeri sipil di Kota Merida untuk membahas perkembangan proyek Kereta Mayan pada Minggu (23/4) lalu.

Lopez Obrador dikatakan mengalami penurunan tekanan darah dan langsung diterbangkan ke Ibu Kota Mexico City untuk menjalani perawatan.

“Para dokter segera datang dan merawat saya. Saya tidak kehilangan kesadaran, saya hanya mengalami situasi pingsan sementara,” imbuhnya, seraya menambahkan bahwa dia sempat menolak untuk dibawa ke rumah sakit terdekat di Kota Merida.

Lopez Obrador kemudian meluruskan rumor yang beredar luas soal dugaan dirinya mengalami serangan jantung atau stroke. Dia menyatakan, jantung dan otaknya tidak terganggu — berlawanan dengan informasi dari media lokal.

Meski demikian, Lopez Obrador pernah mengalami serangan jantung serius pada 2013 — dan ini merupakan ketiga kalinya dia pingsan saat sedang beraktivitas di depan publik.

Kali ini, Lopez Obrador mengaku bahwa dirinya baik-baik saja dan mengatakan tetap sibuk menyusun pidato menjelang acara-acara yang akan datang. Namun, orang nomor satu di Meksiko ini belum melanjutkan aktivitas resminya.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Dalam Negeri Meksiko Adan Augusto Lopez mengatakan bahwa Lopez Obrador mungkin akan kembali beraktivitas normal secepatnya pada minggu ini.