Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Serukan Two State Solution

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri kabinet bertemu dengan Pangeran Mohammed bin Salman di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7). Foto: Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri kabinet bertemu dengan Pangeran Mohammed bin Salman di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7). Foto: Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyerukan semua negara untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan solusi dua negara sebagai jalan damai penyelesaian konflik Palestina-Israel.

"Kedua belah pihak mendesak semua negara untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam upaya [two state solution] ini, dengan tujuan mengembangkan langkah-langkah praktis yang memperkuat inisiatif internasional dan upaya perdamaian, yang pada akhirnya mengarah pada pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berakhirnya pendudukan," demikian isi Pernyataan Bersama yang dirilis usai kunjungan kenegaraan Prabowo di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7).

Kedua pemimpin negara menyepakati bahwa keamanan dan stabilitas di Palestina hanya dapat dicapai melalui pelaksanaan resolusi internasional yang mendukung solusi dua negara.

"Kedua belah pihak menekankan bahwa tercapainya keamanan dan stabilitas di Palestina hanya dapat terwujud melalui pelaksanaan resolusi internasional terkait solusi dua negara," bunyi lanjutan pernyataan tersebut.

Seorang anak laki-laki Palestina memeriksa reruntuhan mobil di reruntuhan rumah tempat tinggalnya di Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, Selasa (1/7/2025). Foto: EYAD BABA/AFP

Dalam hal ini, solusi dua negara dimaknai sebagai pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan perbatasan tahun 1967 serta Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Pendekatan tersebut dinilai sebagai dasar sah untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan bagi perdamaian jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

"Dengan cara yang menjamin terciptanya kondisi yang kondusif bagi hidup berdampingan secara damai, pembangunan ekonomi, dan memungkinkan rakyat Palestina memperoleh hak-hak mereka yang sah, termasuk pembentukan negara yang merdeka dan berdaulat di sepanjang perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," lanjutnya.

Prabowo secara khusus menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Kerajaan Arab Saudi dalam mendorong solusi dua negara, termasuk keterlibatannya dalam Aliansi Global untuk Pelaksanaan Solusi Dua Negara. Indonesia juga mengapresiasi kepemimpinan Arab Saudi sebagai Ketua Bersama Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina.

"Terkait hal ini, pihak Indonesia memuji upaya Kerajaan dalam konteks ini, termasuk perannya dalam Aliansi Global untuk Pelaksanaan Solusi Dua Negara dan sebagai Ketua Bersama Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Pelaksanaan Solusi Dua Negara," tandasnya.