Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air usai Dua Hari Hadiri KTT APEC di Korsel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi kedua KTT APEC 2025, pada Sabtu (1/11/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi kedua KTT APEC 2025, pada Sabtu (1/11/2025). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai hadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025. Pesawat Kepresidenan PK-GIG mendarat di Base Ops Halim Perdanakusuma pukul 18.45 WIB.

Hujan cukup deras menyambut kepulangan Prabowo dari lawatan ke Negeri Gingseng itu.

Turut menyambut kedatangan Kepala Negara di bawah tangga adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dedi Suryadi dan juga Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama dengan pasukan jajar kehormatan.

Prabowo tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya dan Menlu Sugiono. Setelah itu, Prabowo langsung memasuki mobil Maung Garuda yang sudah menunggunya.

Prabowo berada di Korsel untuk hadiri KTT APEC yang digelar dua sesi sejak Jumat (31/10) hingga hari ini Sabtu (1/11).

Pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di sela-sela KTT APEC 2025. Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Prabowo turut membicarakan sejumlah isu terkait seperti isu pentingnya menjaga stabilitas kawasan Asia Pasifik hingga isu pentingnya kerja sama multilateral dalam menghadapi kejahatan lintas batas adalah kunci menuju Asia Pasifik yang tangguh dan berkelanjutan.

Ia menekankan ancaman serius dari tindakan penyelundupan, pencucian uang, perdagangan manusia, dan narkotika. Ia menilai, tindak kejahatan multinasional itu bakal merusak stabilitas ekonomi kawasan.

Pada sesi kedua yang digelar hari ini, Prabowo memaparkan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di hadapan pemimpin-pemimpin negara APEC. Ia menyebut, AI harus dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan hingga peningkatan komoditas pertanian dalam rangka swasembada pangan khususnya padi dan jagung.

Selain hadir di forum APEC, Prabowo juga sempat bertemu dengan Presiden Korsel Lee Jae Myung dalam pertemuan bilateral. Kedua negara menyepakati kerja sama yang salah satunya adalah untuk terus melanjutkan proyek pesawat tempur KF-21.

Prabowo menjelaskan bahwa proses negosiasi proyek tersebut tengah berjalan dan melibatkan pembahasan teknis antara kedua pihak.

“Negosiasi masih berlanjut, dan tentu saja negosiasi selalu bergantung pada faktor ekonomi, harga, dan skema pembiayaan. Jadi, saya rasa para menteri kami akan terus berdiskusi dengan tim Anda, dan tim teknis kami juga akan melanjutkan hal ini,” ucap Prabowo dikutip dari keterangan tertulis Biro Pers, Media, Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu (1/11).