Presiden Zelensky Minta Warga Ukraina Waspada Serangan Rusia saat Natal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi tentara Ukraina di posisi mereka di kota garis depan Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (20/12/2022). Foto: Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi tentara Ukraina di posisi mereka di kota garis depan Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (20/12/2022). Foto: Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta warganya waspada kemungkinan serangan Rusia saat libur Natal.

Zelensky mewajibkan warganya terus memperhatikan sirene peringatan serangan udara dan menjaga satu sama lain. Pernyataan Zelensky disampaikan lewat pesan harian yang dirilis pada Jumat (23/12) malam.

"Pemerintah memperhatikan situasi dan mempersiapkan berbagai skenario untuk merespons tindakan negara teroris (Rusia)," kata Zelensky seperti dikutip dari Al-Jazeera.

Suasana di depan pohon Natal, di Lapangan Sofiyska di Kiev, Ukraina, Senin (19/12/2022). Foto: Valentyn Ogirenko/Reuters

"Musim liburan yang semakin dekat, teroris Rusia berpotensi meningkatkan aktivitasnya. Dalam hal ini mereka tidak menghargai nilai-nilai Kristen atau apa pun itu," sambung dia.

Selama beberapa hari terakhir, otoritas di Ukraina memperingatkan soal serangan teranyar rudal Rusia yang menyasar sarana-sarana infrastruktur dan energi.

Serangan terhadap objek vital Ukraina oleh Rusia sudah beberapa kali dilakukan dari akhir November sampai Desember ini. Tindakan Rusia membuat jutaan warga Ukraina hidup tanpa listrik, air dan penghangat ruangan.

Militer Ukraina juga mendapat kabar, Angkatan Laut Rusia sedang menuju Laut Hitam. Rombongan tersebut membawa kapal perang dengan misil jelajah.

Sementara itu darat, laporan intelijen Ukraina, Rusia mengirimkan pasukan tambahan di perbatasan selatan dan timur.

Pada saat yang bersamaan, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan industri pertahanan, segera meningkatkan produksi senjata. Ia ingin memastikan, seluruh tentara Rusia yang berperang di Ukraina mendapat persenjataan yang cukup.