Presidensi G20 Indonesia Jadi Jalan Atasi Ketimpangan Pemulihan COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo bersiap berfoto bersama pemimpin negara G20 di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu (30/10). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo bersiap berfoto bersama pemimpin negara G20 di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu (30/10). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Menkominfo Johnny G. Plate menegaskan Presidensi G20 yang tengah diemban Indonesia saat ini memiliki makna dan tujuan besar. Indonesia berkesempatan mengambil kepemimpinan dalam upaya penanganan ketimpangan pemulihan antara negara-negara di dunia terhadap pandemi COVID-19.

"Presidensi G20, merupakan jalan Indonesia menangani ketimpangan pemulihan COVID-19," ujar Johnny, Selasa (23/11).

Pemerintah mengingatkan walaupun beberapa negara mengalami perkembangan positif pemulihan ekonomi, masih ada ketimpangan secara global yang dihadapi banyak negara. Johnny menilai hal ini menunjukkan masih banyak persoalan global yang harus menjadi perhatian para pemimpin dunia, termasuk Indonesia.

Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) dan para pemimpin dunia lainnya hadir di KTT G20 di Roma, Italia, Sabtu (30/10). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Oleh karena itu, Johnny mengatakan, pemerintah akan memaksimalkan momen G20 untuk membahas upaya global dalam menangani masalah penting di dunia, termasuk pemulihan ekonomi.

"Pemerintah secara khusus juga akan konsen pada penanganan risiko ketimpangan pemulihan akibat pandemi COVID-19," tegasnya.

Ia juga mengatakan Presidensi Indonesia di G20 pada 2022 merupakan bukti kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional maupun global dari pandemi COVID-19.

Menkominfo Johnny G. Plate mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/8/2021). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Tema Recover Together, Recover Stronger yang diusung di G20 tahun depan, lanjut Johnny, sejalan dengan ketahanan, stabilitas, dan kemampuan Indonesia dalam penanganan dan pemulihan dari pandemi COVID-19 dengan perkembangan yang positif dan berkelanjutan.

"Sebagai bagian dari keanggotaan masyarakat global dan juga Presidensi G20, Pemerintah juga akan memanfaatkan momentum keketuaan ini untuk mendorong kolaborasi dan kerja sama global," ujarnya.