Pria Bertato Timbangan Tewas di Bawah Jembatan di Kulon Progo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Evakuasi penemuan mayat di bawah Jembatan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Senin (18/9). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi penemuan mayat di bawah Jembatan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Senin (18/9). Foto: Dok. Istimewa

Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di air, di bawah Jembatan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Senin (18/9).

"Identitasnya belum bisa dijelaskan. Masih diperiksa oleh Inafis," kata Kanit Reskrim Polsek Wates, Iptu M Nurdin, kepada wartawan di Kulon Progo, Senin (18/9).

Ciri-ciri jenazah itu: Berbadan gemuk dan berkepala botak. Dia juga memiliki tato di dada kiri. Umurnya berkisar 50 tahun.

Saat ini jenazah itu diperiksa tim medis di RSUD Wates. "Setelah ada hasil visum nanti akan segera kami sampaikan," katanya.

Ketua RW 13 Wonosidi Kidul, Sutrisno, menyebut dari pengamatannya tato di dada kiri korban berbentuk timbangan. Selain tato itu, di tubuh mayat itu juga terdapat luka.

"Terus ada di dagunya luka dan perut luka. Bentuknya luka sobek," katanya.

Mayat pertama kali ditemukan oleh pelajar yang melintas di jembatan pada pukul 07.30 WIB. Mayat yang sempat dikira boneka itu kemudian dilaporkan ke RT dan RW.

Sutrisno memastikan mayat ini bukan warganya. "Bukan warga saya, kalau warga saya, insyallah saya tahu," katanya.